Kamis, 11 Juni 2026
Advertorial DPRD Samarinda

DPRD Samarinda Kebut Raperda TBC dan HIV/AIDS, Target Eliminasi 2030 Jadi Sorotan

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:56

ILUSTRASI - Ketua Pansus IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti, mengatakan peningkatan kasus TBC dan HIV/AIDS menjadi salah satu alasan utama lahirnya inisiatif penyusunan regulasi tersebut/ Pexels

MEGAPOLITIK.COM -  DPRD Kota Samarinda terus mematangkan penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pencegahan dan Penanggulangan Tuberkulosis (TBC) serta HIV/AIDS.

Regulasi tersebut dinilai mendesak mengingat tren kasus yang masih tinggi dan target eliminasi penyakit pada tahun 2030 yang harus dikejar.

Untuk memperkuat substansi aturan, Panitia Khusus (Pansus) IV DPRD Samarinda melakukan kunjungan ke RSUD Inche Abdoel Moeis (IA Moeis), Jumat (5/6/2026).

Kunjungan itu dilakukan guna menghimpun masukan langsung dari tenaga kesehatan dan manajemen rumah sakit yang selama ini berada di garda depan penanganan kasus.

Ketua Pansus IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti, mengatakan peningkatan kasus TBC dan HIV/AIDS menjadi salah satu alasan utama lahirnya inisiatif penyusunan regulasi tersebut.

Menurutnya, tantangan yang dihadapi pemerintah daerah saat ini tidak hanya berkaitan dengan pelayanan kesehatan, tetapi juga belum adanya landasan hukum yang kuat untuk memperkuat upaya pencegahan dan penanggulangan penyakit tersebut.

“Kasus TBC dan HIV masih cukup tinggi. Karena itu diperlukan regulasi yang bisa menjadi dasar bagi pemerintah dalam menjalankan program pencegahan dan penanggulangan secara lebih terstruktur,” ujarnya.

Populer
recommended
Jangan Lewatkan
Our Networks
Member of mediaemas.id
seedbacklink