Kualasimpang Lumpuh, Puluhan Rumah Terendam
Pada 26 November, Kota Kualasimpang dilaporkan lumpuh total.
Ketinggian air di beberapa titik mencapai tiga meter.
Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi, yang memimpin langsung operasi lapangan, menyebut 70 rumah warga terendam dalam kondisi yang sangat mengkhawatirkan.
Selain rumah warga, fasilitas umum dan jaringan listrik ikut terdampak. Angin kencang merobohkan sejumlah infrastruktur, memperburuk akses dan komunikasi.
Pemerintah Kerahkan TAGANA, Basarnas, hingga TNI-Polri
Dinas Sosial Aceh menugaskan TAGANA di seluruh kabupaten/kota untuk siaga penuh, terutama untuk melindungi kelompok rentan.
Dukungan personel dari Polda Aceh, TNI, Polri, Basarnas, dan relawan mulai masuk sejak 26 November.
Dari sektor energi, PLN melaporkan kerusakan pada lima tower SUTT 150 kV. Tim dari berbagai provinsi telah dikerahkan untuk membangun tower darurat dan memulihkan pasokan listrik.
Instruksi Siaga Bupati Aceh Tamiang Jadi Langkah Kritis Awal
Instruksi siaga bencana yang dikeluarkan Bupati Aceh Tamiang pekan sebelumnya menjadi salah satu langkah antisipatif penting.
Kebijakan itu mencakup:
- Evakuasi dini
- Pembentukan Satgas terpadu
- Penguatan layanan kesehatan
- Penyediaan bantuan kemanusiaan
Kebijakan tersebut kini menjadi payung koordinasi utama bagi tim penanganan.





