MEGAPOLITIK.COM - Budisatrio Djiwandono dan Thomas Djiwandono menjadi perhatian publik seiring peran strategis keduanya di lembaga negara.
Keduanya merupakan keponakan Presiden Prabowo Subianto yang saat ini menempati posisi penting di jalur legislatif dan moneter.
Nama Budisatrio Djiwandono belakangan dikaitkan dengan isu masuk Kabinet Merah Putih sebagai Menteri Luar Negeri menjelang wacana reshuffle kabinet.
Isu tersebut mencuat setelah pernyataan Ketua Komisi I DPR RI yang menyinggung kemungkinan adanya pimpinan komisi yang bergeser ke jabatan eksekutif.
Posisi Budisatrio saat ini sebagai Wakil Ketua Komisi I DPR RI yang membidangi hubungan luar negeri, pertahanan, dan keamanan membuat namanya kerap disebut dalam spekulasi tersebut.
Sedangkan Berbeda dengan Budisatrio, status jabatan Thomas Djiwandono telah mengalami perubahan.
Thomas Djiwandono kini telah resmi menjabat sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia setelah melalui mekanisme uji kelayakan dan kepatutan di DPR RI yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan.
Penunjukan ini dilakukan untuk mengisi posisi deputi yang sebelumnya kosong di jajaran pimpinan Bank Indonesia.
Selain dinamika jabatan yang melekat pada nama mereka, perlu diketahui juga bagaimana harta kekayaan dua keponakan Prabowo ini yang telah disampaikan melalui LHKPN.
Harta Kekayaan Budisatrio Djiwandono
Berdasarkan LHKPN periode 2024 yang disampaikan pada (29/3/2025), total kekayaan bersih Budisatrio Djiwandono tercatat sebesar Rp18,08 miliar.
Angka ini diperoleh setelah dikurangi utang dari total aset senilai Rp44,04 miliar.
1. Tanah dan Bangunan
Komponen terbesar kekayaan Budisatrio berasal dari tanah dan bangunan senilai Rp22,79 miliar.





