MEGAPOLITIK.COM - Isu demokrasi lokal kembali menjadi sorotan dalam kegiatan Penguatan Demokrasi Daerah (PDD) ke-10 yang digelar di Desa Puan Cepak, Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara, Rabu, 22 Oktober 2025
Kegiatan yang diinisiasi oleh anggota DPRD Kaltim, Didik Agung Eko Wahono ini mengangkat tema “Pemilukada Langsung: Masalah dan Tantangannya”, menghadirkan diskusi kritis tentang arah demokrasi lokal menjelang pemilihan kepala daerah serentak 2029.
Dalam diskusi tersebut, hadir dua narasumber utama yakni Benny Sianturi dan Picked Nur Ikan Reviono, dengan Wulandari bertindak sebagai moderator.
Para pembicara menyoroti sejumlah persoalan mendasar dalam pelaksanaan pemilukada langsung, mulai dari politik uang, lemahnya partisipasi publik, hingga tantangan etika politik di tingkat lokal.
Politik Uang dan Kualitas Kepemimpinan
Dalam paparannya, Beny Sianturi menilai bahwa praktik politik uang masih menjadi ancaman terbesar bagi kualitas demokrasi di daerah.
Ia menegaskan, “Selama masyarakat masih memandang pemilu sebagai ajang transaksi, maka sulit bagi kita untuk melahirkan pemimpin yang berintegritas.”





