Celni menuturkan, kenaikan PAD juga membuat pokok-pokok pikiran (pokir) anggota dewan tetap dapat direalisasikan untuk kebutuhan masyarakat.
“Untungnya PAD kita mengalami peningkatan, sehingga beberapa program prioritas tetap bisa berjalan,” katanya.
Efisiensi Perlu Pengelolaan yang Lebih Cermat
Lebih lanjut, Celni menegaskan bahwa kebijakan efisiensi anggaran harus dibarengi dengan pengelolaan keuangan daerah yang lebih cermat dan terukur.
Hal ini dinilai penting agar pelayanan publik dan program pembangunan di Kota Samarinda tetap berjalan optimal meski terjadi penyesuaian anggaran. (adv)





