Hal mengejutkan terungkap saat Misri menjalani pemeriksaan.
Kuasa hukumnya, Yan Mangandar, mengungkap bahwa kliennya mengalami kerasukan saat diperiksa pada 29 Juni 2025.
Dalam kondisi tak sadar, Misri disebut mengaku dirasuki arwah Brigadir Nurhadi dan bahkan mengungkap pelaku serta metode pembunuhan.
"Ia kerasukan arwah Brigadir MN dan menyebut nama pelaku serta cara pembunuhannya," ujar Yan, Rabu (9/7/2025), mengutip TribunLombok.
Fenomena kesurupan ini sempat terjadi kembali saat Misri resmi ditetapkan sebagai tersangka pada 17 Juni 2025.
Ia mengalami gangguan psikologis berat akibat tekanan mental dan fisik sejak proses hukum berjalan.
Kondisi Psikis dan Latar Belakang Misri
Misri kini ditahan di Rutan Polda NTB. Menurut kuasa hukumnya, kondisi kesehatan Misri menurun drastis, baik secara fisik maupun mental.
Ia disebut sangat tertekan dan kelelahan sejak diperiksa.
Misri berasal dari keluarga sederhana di Jambi dan merupakan anak yatim.
Ayahnya seorang buruh dan penjual ikan, dan sejak kecil Misri menjadi tulang punggung keluarga untuk menghidupi ibunya dan lima saudara kandungnya.
Meski hanya lulusan SMA, ia sempat aktif di media sosial, namun akunnya kini sudah dikunci.





