Meski sudah lebih dari dua dekade merdeka, Timor Leste masih menghadapi tantangan ekonomi serius.
Sebagian besar pendapatannya masih bergantung pada cadangan minyak dan gas alam, yang kini mulai menurun.
Kondisi inilah yang membuat publik marah ketika mendengar pejabat parlemen berencana menikmati fasilitas mewah.
Aksi Mahasiswa Berbuah Perubahan
Setelah parlemen mengumumkan pencabutan kebijakan tersebut, aksi demonstrasi pun mulai mereda.
Para mahasiswa menyambut keputusan itu sebagai kemenangan rakyat atas kebijakan yang dianggap tidak adil.
Langkah cepat parlemen ini mendapat apresiasi luas, baik dari masyarakat maupun kelompok sipil, karena menunjukkan adanya tekanan publik yang efektif dalam mendorong transparansi dan tanggung jawab pejabat negara di Timor Leste. (tam)





