Kamis, 2 April 2026

Peta Agama Dunia Berubah: Umat Kristen Menyusut, Afrika Kini Jadi Pusat Baru

Pergeseran Besar dalam Demografi Kristen Dunia

by:
Lisa
Jumat, 7 November 2025 - 13:15

ILUSTRASI - Temuan ini menandai pergeseran penting dalam sejarah modern: agama Kristen tidak lagi tumbuh seiring laju populasi dunia, bahkan mengalami penurunan di beberapa wilayah yang dulu menjadi pusat kekuatannya/ Foto Pexels

DATA - Data Pew Research Center dalam laporan bertajuk “How the Global Religious Landscape Changed from 2010 to 2020” (Hackett dkk., 2025)/ Pew Research Center

 

Amerika Latin Masih Kuat, Asia dan Timur Tengah Stabil

Sementara itu, di kawasan Amerika Latin dan Karibia, populasi Kristen tetap dominan, meski mengalami sedikit penurunan dari 90 persen menjadi sekitar 85 persen dari total penduduk.

Di Asia-Pasifik, jumlah umat Kristen bertambah sedikit — naik 6 persen menjadi sekitar 269 juta orang — namun proporsinya terhadap populasi wilayah tersebut justru menurun dari 6,1 persen menjadi 5,9 persen.

Hal serupa terjadi di Timur Tengah dan Afrika Utara, di mana jumlah umat Kristen hanya tumbuh 9,5 persen dalam sepuluh tahun terakhir, dengan total sekitar 13 juta jiwa pada 2020.

Persentasenya terhadap populasi kawasan juga turun sedikit, dari 3,3 persen menjadi 2,9 persen.

 

Perubahan Besar dalam Peta Distribusi Umat Kristen

Pergeseran paling menonjol dalam laporan Pew Research Center bukan hanya pada jumlah, tetapi juga distribusi geografis umat Kristen di seluruh dunia.

Jika seratus tahun lalu Eropa dan Amerika Utara mendominasi peta kekristenan global, kini situasinya berbeda total.

Hingga 2020, Afrika Sub-Sahara menampung sekitar 31 persen dari seluruh umat Kristen di dunia, naik 6 poin dibanding 2010.

Sebaliknya, Eropa hanya menyumbang 22 persen dari populasi Kristen global, turun 4 poin.

Populer
recommended
Jangan Lewatkan
Our Networks
Member of mediaemas.id
seedbacklink