MEGAPOLITIK.COM - Ekonomi Indonesia mencatat kinerja impresif pada triwulan I-2026 dengan pertumbuhan 5,61 persen secara tahunan (year-on-year).
Angka ini melampaui ekspektasi pasar dan menjadi salah satu capaian terbaik dalam beberapa tahun terakhir.
Nilai Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga berlaku mencapai lebih dari p6.187,2 triliun.
Meski demikian, secara kuartalan (quarter-to-quarter), ekonomi Indonesia masih mengalami kontraksi sekitar 0,77 persen, yang menunjukkan adanya perlambatan musiman setelah lonjakan di akhir tahun sebelumnya.
Belanja Pemerintah dan Konsumsi Jadi Penopang
Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada awal tahun ini banyak ditopang oleh lonjakan belanja pemerintah yang meningkat signifikan, terutama akibat penyaluran berbagai program sosial dan pembayaran tunjangan hari raya.
Selain itu, konsumsi rumah tangga juga tumbuh stabil di atas 5 persen, didorong oleh momentum Ramadan.
Investasi tetap menunjukkan tren positif meski pertumbuhannya tidak sekuat periode sebelumnya.
Dari sisi sektor, akomodasi, makanan, dan minuman menjadi salah satu kontributor utama pertumbuhan ekonomi Indonesia.





