Jumat, 3 April 2026

Mengulik Profil Gus Yahya dan Jejak Lima Ketua Umum PBNU Pendahulunya

Ketua Umum PBNU

Selasa, 25 November 2025 - 20:9

PBNU - Mengulas Profil Gus Yahya dan jejak lima ketua PBNU sebelum kepemimpinannya saat ini/ Foto: dok. PBNU

Kariernya dalam organisasi Ke-NU’an cukup panjang yang dapat dilihat di profil Gus Yahya

Sebelum menjadi Ketua Umum PBNU, Gus Yahya pernah menjabat sebagai Katib ‘Aam PBNU (sekretaris tinggi) pada periode 2015–2021. 

Kemudian, dalam Muktamar PBNU ke-34 di Lampung 2021, Gus Yahya terpilih sebagai Ketua Umum untuk masa jabatan 2021–2026 dengan perolehan 337 suara dari 548 muktamirin. 

Dalam kancah politik nasional, Gus Yahya pernah menjadi juru bicara Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) pada era akhir 1990-an. 

Pada 2018, Presiden Joko Widodo menunjuknya sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres). 

Dalam visi keagamaan, Gus Yahya dikenal sangat menekankan moderasi Islam, dialog lintas agama, dan peran NU sebagai pemersatu bangsa. 

Selain itu, Gus Yahya juga aktif di arena internasional melalui gagasan “Islam rahmatan lil alamin” dan keterlibatannya dalam berbagai forum global. 

Daftar Lima Ketua PBNU sebelum Gus Yahya

Masa jabatan Ketua Umum PBNU secara organisatoris ditetapkan berlangsung selama lima tahun untuk setiap periode dan diputuskan melalui Muktamar. 

Pada aturan yang berlaku sebelum munculnya gagasan pembatasan periode, tidak ada ketentuan yang membatasi berapa kali seorang Ketua Umum PBNU boleh menjabat. 

Selama kembali dipilih melalui mekanisme Muktamar, seorang Ketum PBNU dapat melanjutkan kepemimpinan ke periode berikutnya.

Berikut adalah daftar lima ketua Umum PBNU yang menjabat sebelum Gus Yahya:

1. KH Muhammad Dahlan (1954–1956)

Dia menjabat sebagai Ketua Umum PBNU setelah Muktamar ke-20 PBNU (1954). 

Masa kepemimpinannya relatif singkat, sekitar dua tahun, sebelum digantikan oleh Idham Chalid.

2. Dr. (H.C.) KH Idham Chalid (1956–1984)

Populer
recommended
Jangan Lewatkan
Our Networks
Member of mediaemas.id
seedbacklink