Berdasarkan data pelacakan, kapal itu mencoba bergerak menuju Selat Hormuz sebelum akhirnya dicegat oleh pasukan Amerika Serikat.
Selat Hormuz sendiri merupakan jalur strategis yang dilalui sekitar seperlima perdagangan minyak dunia.
Gangguan di kawasan ini sering berdampak langsung pada stabilitas harga energi global.
Ketegangan AS–Iran Meningkat di Tengah Situasi Gencatan Rapuh
Insiden penyitaan kapal ini terjadi di tengah situasi gencatan senjata yang masih rapuh antara kedua negara.
Ketegangan semakin meningkat setelah kedua pihak saling menuduh melakukan pelanggaran dan memperkeras posisi masing-masing.
Dengan kondisi yang terus memanas, insiden di Selat Hormuz ini kembali menambah ketidakpastian terhadap stabilitas kawasan Timur Tengah, sekaligus meningkatkan kekhawatiran akan potensi eskalasi konflik yang lebih luas. (daf)





