Permainan Diplomatik Iran
Langkah yang diambil oleh IRGC dinilai sebagai manuver diplomasi keras (hard diplomacy) dalam konteks konflik yang melibatkan Iran, AS, dan Israel.
Menurut pernyataan yang disiarkan, Iran menggunakan kontrol geografisnya atas Selat Hormuz sebagai alat tawar politik terhadap negara‑negara yang selama ini mempertahankan hubungan baik dengan Amerika Serikat dan Israel.
IRGC juga menegaskan bahwa selama konflik dengan Amerika Serikat dan Israel masih berlangsung, Iran tidak akan mengizinkan satu liter pun minyak diekspor ke pihak yang bermusuhan, sebuah pernyataan yang semakin menegaskan sikap keras Teheran terhadap sekutu Amerika Serikat .
Ini menunjukkan bahwa pernyataan tentang akses selat bukan sekadar formalitas diplomatik, melainkan bagian dari strategi tekanan geopolitik yang lebih luas.





