Ia juga menyebut bahwa aksi demonstrasi yang sempat dilakukan di gedung DPRD Kaltim pada hari yang sama sudah selesai dan telah ditanggapi.
“Saya menunggu laporan dari BK. Saya pikir demonya baru dimulai, ternyata sudah dan telah ditemui,” pungkasnya.
Diketahui sebelumnya, ramainya unggahan di media sosial yang menampilkan dua anggota DPRD berinisial AG dan AF bersama AA, setelah ketiganya melapor ke Polda Kaltim terkait dugaan doxing yang dilakukan oleh seseorang berinisial B.
Dalam unggahan video beredar, ada terdengar ujaran "orang luar daerah" yang dinilai beberapa kalangan, berpotensi pada isu SARA.
hal inilah yang menjadi dasar BK DPRD Kaltim melakukan klarifikasi kepada Abdul Giaz. (tam)





