“Ini bertujuan mencegah kebocoran per parkiran yang ada. Kita harus melatih masyarakat lokal sekitar untuk direkrut,” ujar Celni.
Ia menambahkan, pelibatan masyarakat sekitar dapat memberi dampak ekonomi sekaligus memperkuat pengawasan di lapangan.
“Kita selama ini banyak bocor PAD karena banyak parkir liar yang tidak menyumbang PAD,” katanya.
Pemerintah Diminta Dampingi Transformasi dari Awal hingga Pelaksanaan
Lebih lanjut, Celni mengingatkan agar Dinas Perhubungan tidak hanya berfokus pada pemasangan perangkat elektronik dan target pendapatan.
Pemerintah dinilai perlu hadir secara menyeluruh mulai dari perencanaan, pelatihan, hingga pendampingan bagi para pelaku parkir yang sudah terdaftar di instansi terkait.
Menurutnya, langkah tersebut penting agar perubahan menuju sistem digital berjalan lebih inklusif dan tidak meninggalkan masyarakat yang belum terbiasa menggunakan teknologi.
“Jangan sampai mereka tersingkir karena tidak paham teknologi,” pungkasnya. (adv)





