Untuk memperkuat pemahaman peserta, kegiatan ini menghadirkan dua narasumber, yakni Sutardi dan Viktor Boni Silala.
Keduanya mengulas pentingnya sistem perencanaan dan penganggaran yang akuntabel, serta bagaimana masyarakat dapat berperan aktif dalam mengawasi jalannya pemerintahan.
Dalam pemaparannya, narasumber menekankan bahwa transparansi harus dimulai sejak tahap perencanaan, bukan hanya saat laporan akhir disampaikan.
Masih Banyak Tantangan di Lapangan
Diskusi yang berlangsung interaktif juga mengungkap berbagai persoalan di lapangan, mulai dari minimnya akses informasi hingga kurangnya pemahaman masyarakat terhadap dokumen anggaran.
Peserta menyampaikan bahwa sering kali informasi terkait program pembangunan tidak tersosialisasi dengan baik, sehingga menimbulkan kesenjangan antara kebijakan dan kebutuhan riil masyarakat.
Demokrasi Tak Cukup di Pemilu Saja
Didik Agung menegaskan bahwa demokrasi tidak berhenti pada momentum pemilu.





