Ia pernah menjadi anggota DPRD Kabupaten Nunukan periode 2009–2014, kemudian melanjutkan kariernya sebagai anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara selama dua periode hingga 2024.
Dalam perjalanan politiknya, Hermanus sempat bergabung dengan Partai NasDem sebelum kemudian beralih ke Partai Solidaritas Indonesia menjelang kontestasi Pilkada Nunukan 2024.
Harta Kekayaan Hermanus
Data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik Hermanus tidak ditemukan dalam basis data publik milik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Sistem LHKPN biasanya memuat laporan kekayaan pejabat negara yang telah dilaporkan dan dipublikasikan melalui laman resmi KPK.
Hermanus diketahui menjabat sebagai Wakil Bupati Nunukan sejak 2025.
Namun berdasarkan penelusuran pada database publik LHKPN, informasi mengenai laporan kekayaan atas nama Hermanus tidak tercantum, sehingga jumlah total harta kekayaannya tidak dapat diketahui dari sistem tersebut.





