Selain Indonesia, pemerintah juga mengusulkan visa multiple-entry berdurasi lima tahun bagi warga China dan 11 negara Asia Tenggara yang pernah berkunjung ke Korea.
Sistem pemeriksaan imigrasi otomatis pun akan diperluas ke lebih banyak negara, termasuk kawasan Uni Eropa.
Langkah ini diharapkan mampu mempermudah akses masuk dan meningkatkan angka kunjungan ulang wisatawan asing.
Perluasan Rute Internasional ke Bandara Daerah
Tak hanya fokus pada kebijakan visa, pemerintah Korea juga akan memperluas rute internasional langsung ke bandara-bandara daerah.
Biaya penggunaan bandara regional akan diturunkan guna menarik maskapai membuka rute baru.
Selain itu, penerbangan charter dari kota-kota regional di China menuju bandara daerah Korea akan ditambah.
Layanan bus bandara diperluas hingga wilayah Chungcheong dan Gangwon, sementara penerbangan domestik serta periode pemesanan awal tiket KTX juga akan ditingkatkan.
Kebijakan ini bertujuan mengurangi penumpukan wisatawan di Seoul dan kota besar lainnya, sekaligus menghidupkan pariwisata lokal.





