“Tahun 2025 harus menjadi tahun kita memberikan yang terbaik bagi anak-anak. Dengan begitu, pada 2030 kita benar-benar memiliki SDM unggul yang siap bersaing, tidak hanya dengan pendatang dari luar Kaltim, tetapi juga talenta nasional dan global,” jelasnya.
Pengawasan Pendidikan Diperkuat, Program Gratispol Jadi Fokus
Untuk membangun sistem pendidikan yang solid, Seno menekankan perlunya pengawasan yang lebih ketat dan kerja sama antarlembaga.
Ia menyebut kolaborasi antara Pemprov Kaltim dan Komisi IV DPRD sebagai langkah strategis untuk memastikan seluruh program pendidikan berjalan efektif.
Salah satu program yang menjadi perhatian adalah Gratispol, bantuan biaya pendidikan untuk mahasiswa asal Kaltim.
Menurut Seno, program ini harus terus dievaluasi agar tepat sasaran.
“Pengawasan akan terus kami tingkatkan bersama Komisi IV. Dana Gratispol harus benar-benar diberikan kepada mahasiswa yang layak. Masih ada beberapa kekurangan yang harus dibenahi,” tuturnya.
Ia juga menekankan bahwa Kaltim merupakan satu-satunya provinsi yang menjalankan program seperti Gratispol, sebuah langkah yang membutuhkan komitmen kuat.





