Selain energi, Selat Malaka memfasilitasi arus barang manufaktur, elektronik, tekstil, dan komoditas industri dari Asia ke seluruh dunia.
Namun, kepadatan tinggi dan sempitnya beberapa bagian jalur menimbulkan risiko gangguan seperti pembajakan dan kemacetan, yang bisa berdampak pada biaya dan waktu pengiriman.
Terusan Suez dan Selat Bab‑el‑Mandeb — Penghubung Asia dan Eropa
Terusan Suez di Mesir menghubungkan Laut Merah dengan Laut Tengah, memungkinkan kapal dari Asia menuju Eropa tanpa mengelilingi Afrika.
Kanal ini menangani hingga 12% perdagangan global, termasuk sekitar 30% kargo kontainer internasional.
Untuk mencapai Terusan Suez dari Samudra Hindia, kapal harus melewati Selat Bab‑el‑Mandeb, jalur sempit antara Yaman dan Eritrea.
Bab‑el‑Mandeb menjadi chokepoint penting, karena gangguan di sini dapat menunda arus barang dari Asia ke Eropa dan sebaliknya.
Jalur ini juga strategis untuk pengiriman minyak dan LNG ke pasar global.





