Politisi Golkar itu menyebut persoalan lingkungan, terutama di kawasan pesisir, tidak bisa dibebankan hanya kepada pemerintah daerah.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat lokal hingga organisasi kepemudaan seperti Pramuka juga penting untuk mempercepat proses pembersihan.
“Fenomena seperti ini tanggung jawab bersama. Pemerintah dan masyarakat sebagai pemilik wilayah harus turun tangan. Jangan dibiarkan karena ini berdampak pada daya tarik wisata,” tegasnya.
Ia bahkan menyatakan siap menggerakkan anggota Pramuka jika ada instruksi resmi untuk membantu aksi bersih pantai.
Koordinasi dengan Pemkab Berau Masih Berjalan Umum
Sejauh ini, komunikasi dengan Pemerintah Kabupaten Berau disebutnya berjalan baik. Namun belum ada pembahasan teknis yang fokus pada persoalan sampah kiriman tersebut.
Syarifatul mengatakan dirinya akan segera meminta pembaruan informasi dari DLHK Berau sebagai instansi yang menangani masalah kebersihan.





