MEGAPOLITIK.COM - Indonesia saat ini tengah menyiapkan langkah penting dalam kebijakan moneter melalui rencana redenominasi rupiah, sebagaimana tertuang dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Perubahan Harga Rupiah yang sedang digodok oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
Secara sederhana, redenominasi adalah upaya merampingkan nominal mata uang dengan memangkas beberapa angka nol, tanpa mengubah nilai tukar maupun daya beli masyarakat.
Dalam perjalanan sejarah, sejumlah negara di dunia pernah lebih dulu mengambil langkah serupa dengan melakukan redenominasi, bahkan ada yang sampai mengganti mata uangnya secara total.
Kebijakan redenominasi tersebut umumnya ditempuh karena hiperinflasi yang begitu parah hingga nilai mata uang lama kehilangan fungsinya.
Pada situasi hiperinflasi ekstrem, mata uang bisa merosot tajam dan nilainya tinggal sebagian kecil dari satuan mata uang baru.
Namun, pengalaman dari berbagai negara menunjukkan bahwa redenominasi bukan selalu berjalan mulus, bahkan bisa berujung kegagalan bila tidak didukung kondisi ekonomi yang stabil.
Berikut beberapa negara yang pernah menerapkan redenominasi tetapi hasilnya justru tak sesuai harapan.
Negara-Negara yang Terapkan Redenominasi, Namun Berujung Gagal
1. Zimbabwe
Zimbabwe tercatat sudah tiga kali melakukan redenominasi akibat gelombang hiperinflasi yang begitu ekstrem.
Di tahap awal, nilai tukar dolar Zimbabwe generasi kedua masih berada di angka 250 ZWN per US$1.
Namun kondisi berubah drastis ketika inflasi melampaui 1.000%, hingga membuat kursnya anjlok menjadi 30.000 ZWN per US$1 pada tahun 2007.
Memasuki 2008, pemerintah kembali melakukan pemotongan nilai nominal, di mana 10 miliar ZWN (dolar generasi kedua) ditukar menjadi 1 ZWR baru (dolar generasi ketiga).
Pada periode ini, nilai ZWN bahkan merosot hingga sekitar 688 miliar per US$1.
Krisis terus memburuk.
Pada November 2008, inflasi bulanan melonjak ke level luar biasa, yakni 79,6 miliar persen.
Akhirnya, pada 2009, Zimbabwe melakukan redenominasi ketiga dan memangkas 12 angka nol dari ZWR.
Nilai tukarnya menjadi 1 triliun ZWR untuk 1 dolar generasi keempat (ZWL).





