MEGAPOLITIK.COM - Gelombang penolakan terhadap kebijakan pemerintah pusat terkait pemangkasan Dana Bagi Hasil (DBH) semakin meluas di Kalimantan Timur.
Aksi besar bertajuk “Panggung Rakyat & Mimbar Bebas Penolakan Pemangkasan DBH” akan digelar pada Kamis, 16 Oktober 2025, di Teras Samarinda.
Kegiatan ini digerakkan oleh Laskar Pemuda Adat Dayak Kalimantan (LPADKT) dan dijadwalkan berlangsung pukul 14.00 hingga 18.00 WITA, melibatkan beragam elemen masyarakat — mulai dari tokoh adat, mahasiswa, pemuda, petani, buruh, hingga aktivis lingkungan.
Mereka akan bersatu menyuarakan satu tuntutan: “Batalkan rencana pemangkasan DBH atau hadapi perlawanan rakyat.”
LPADKT Samarinda Serukan Perlawanan Damai terhadap Kebijakan Pusat
Koordinator acara sekaligus Sekretaris Cabang LPADKT Kota Samarinda, Jemriantho, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Ketua Umum LPADKT Kalimantan, Vendy Meru.
“Ya, kemarin kami menerima instruksi langsung dari Ketum untuk menggelar panggung rakyat sebagai wadah masyarakat Kalimantan Timur menyatukan suara dan perlawanan terhadap kebijakan pemotongan dana bagi hasil oleh pemerintah pusat yang sewenang-wenang,” ujar Jemriantho dalam keterangan pers di Samarinda, Senin (13/10).





