MEGAPOLITIK.COM - Program Gratispol Umrah dan Perjalanan Religi yang dijalankan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) kembali menjadi sorotan publik.
Di tengah diskusi mengenai penggunaan anggaran serta efektivitas program kesejahteraan, dua marbot penerima manfaat memberikan sudut pandang berbeda lebih personal dan menggambarkan pengalaman nyata di lapangan.
Pada Agustus 2025, ratusan peserta kegiatan perjalanan religi telah dilepas secara resmi di halaman Kantor Gubernur Kaltim.
Lantas, bagaimana tanggapan para penerimanya?
“Tidak Pernah Membayangkan Bisa Sampai ke Tanah Suci”
Salah satu penerima, Ahmad Nur (88), marbot Masjid As-Salam di Tenggarong, mengungkapkan rasa harunya.
Selama 15 tahun mengabdikan diri merawat masjid, ia tak pernah menyangka akan mendapatkan kesempatan menunaikan ibadah umrah.
“Alhamdulillah, luar biasa senangnya,” ujarnya singkat.
Bagi Ahmad, perjalanan religi ini bukan sekadar hadiah, tetapi berkah terbesar dalam hidupnya.





