Belanja Pemerintah Melonjak Tajam
Selain konsumsi masyarakat, belanja pemerintah menjadi faktor yang paling banyak disorot dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I 2026.
BPS mencatat konsumsi pemerintah tumbuh hingga 21,81 persen secara tahunan.
Lonjakan tersebut dipengaruhi oleh pencairan gaji ke-14 atau THR aparatur sipil negara, percepatan belanja negara, hingga program Makan Bergizi Gratis yang mulai berjalan di sejumlah daerah.
Kebijakan pemerintah yang mempercepat pengeluaran pada awal tahun membuat perputaran ekonomi menjadi lebih cepat, terutama di sektor distribusi pangan, jasa, dan perdagangan lokal.
Sektor Hotel dan Restoran Tumbuh Paling Tinggi
Dari sisi lapangan usaha, sektor akomodasi dan makan minum menjadi sektor dengan pertumbuhan tertinggi ekonomi Indonesia, yakni mencapai 13,14 persen.
Meningkatnya perjalanan masyarakat selama musim libur membuat hotel, restoran, tempat wisata, hingga transportasi mengalami lonjakan permintaan.
Kondisi tersebut ikut mengangkat ekonomi daerah yang bergantung pada sektor pariwisata dan jasa.
Selain itu, sektor industri pengolahan juga masih menjadi tulang punggung ekonomi Indonesia karena memberi kontribusi besar terhadap PDB nasional.





