Angka inilah yang kemudian memicu kritik karena dinilai cukup besar untuk satu komponen operasional program.
Kritik muncul karena pengadaan kendaraan dinilai tidak langsung berkaitan dengan tujuan utama program MBG, yakni menyediakan makanan bergizi bagi siswa dan kelompok rentan.
Ketika kebutuhan dapur produksi, distribusi makanan, dan pengawasan mutu masih membutuhkan penguatan, belanja kendaraan dalam jumlah besar dianggap berisiko menimbulkan kesan salah fokus.
Pemerintah Sebut untuk Dukungan Operasional
Pemerintah menjelaskan bahwa motor listrik tersebut digunakan untuk menunjang mobilitas kepala SPPG di lapangan.
Kendaraan diharapkan membantu pengawasan distribusi makanan serta koordinasi operasional di wilayah yang luas dan beragam.
Pengadaan motor listrik juga disebut merupakan bagian dari anggaran sebelumnya, bukan kebijakan baru pada tahun berjalan.
Penjelasan ini dimaksudkan untuk memastikan pelaksanaan program berjalan efektif.
Kepala SPPG memiliki tanggung jawab mengawasi dapur, distribusi, serta pelaporan kegiatan, sehingga mobilitas dianggap penting.
Namun, skala pengadaan tetap menjadi bahan perdebatan karena belum semua daerah dinilai membutuhkan kendaraan baru secara serentak.





