Laporan menunjukkan bahwa puluhan orang tewas dalam insiden pasca-operasi, termasuk personel keamanan yang diserang saat menjaga wilayah yang sudah dibanjiri kerusuhan di Meksiko.
Selain itu, blokade jalan besar-besaran dan pembakaran fasilitas publik melumpuhkan beberapa rute transportasi penting di Jalisco dan sekitarnya.
Kerusuhan semacam ini menciptakan kekhawatiran global tentang kesiapan Meksiko menjadi tuan rumah dengan hanya beberapa bulan tersisa sebelum Piala Dunia 2026 dimulai yang mana negara itu akan menjadi salah satu tuan rumah di samping Amerika Serikat dan Kanada.
Beberapa federasi sepak bola nasional bahkan dikabarkan mempertimbangkan penundaan atau pembatalan pertandingan uji coba internasional, termasuk yang melibatkan tim besar, sebagai respon terhadap situasi keamanan yang memburuk di Meksiko.





