Hasanuddin juga menekankan pentingnya transparansi anggaran.
“Dana perbaikan harus digunakan dengan tepat dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.
Baginya, transparansi bukan sekadar laporan anggaran, tetapi memastikan setiap rupiah dialokasikan untuk perbaikan nyata di lapangan.
“Kami mendorong agar seluruh anggaran diprioritaskan untuk memperbaiki jalan demi masyarakat. Ini bukan hanya urusan infrastruktur, tetapi soal kualitas hidup warga Kaltim,” tambahnya.
Dengan pengawasan lebih ketat dan tekanan politik yang konsisten, DPRD Kaltim berharap percepatan perbaikan jalan dapat benar-benar diwujudkan sehingga masyarakat tidak lagi hanya mendengar janji, tetapi merasakan perubahan nyata di setiap kilometer yang mereka lewati.
(adv)





