Kamis, 2 April 2026

Kematian Khamenei Picu Lega Sebagian Warga Iran, Ternyata Ini Alasannya

Berakhirnya era Khamenei

Jumat, 6 Maret 2026 - 8:23

IRAN - Wafatnya Khamenei memicu leganya sebagian warga Iran, membuka harapan reformasi dan kebebasan/ Foto: amwaj media

Dalam perannya, ia memiliki kekuasaan eksekutif dan militer tertinggi serta berpengaruh atas legislatif, yudikatif, dan kebijakan luar negeri. 

Perubahan paling fundamental adalah kekuatan absolut yang dia konsolidasikan di kantor pemimpin tertinggi, di mana keputusan besar politik, ekonomi, dan militer dijalankan berdasarkan otoritasnya sendiri, bukan lembaga demokratis independen. 

2. Ekonomi dan Jaringan Finansial Besar

Lewat organisasi seperti Setad (Execution of Imam Khomeini’s Order) dan Astan Quds Razavi, pengaruh Khamenei merambah sektor ekonomi penting. 

Lembaga‑lembaga ini tumbuh menjadi konglomerat kuat yang jauh dari pengawasan publik dan transparansi, sesuatu yang menimbulkan kritik tajam dari oposisi dan aktivis. 

3. Represi dan Penindasan

Kepemimpinan Khamenei ditandai oleh beberapa gelombang besar protes massal termasuk puncaknya pada 2009, 2019, dan 2025–2026 yang sering kali dibalas dengan penggunaan kekuatan militer, penangkapan massal, dan kekerasan terhadap demonstran. 

Banyak laporan independen menyebut ribuan orang tewas atau ditahan oleh aparat keamanan. 

Penegakan aturan sosial yang ketat terhadap perempuan, termasuk hukum wajib hijab dan pembatasan kebebasan pribadi, kerap menjadi pemicu ketidakpuasan publik dalam negeri dan dikritik keras oleh kelompok hak asasi manusia internasional. 

Populer
recommended
Jangan Lewatkan
Our Networks
Member of mediaemas.id
seedbacklink