MEGAPOLITIK.COM - Iran membuka akses terbatas di Selat Hormuz di tengah konflik yang mengganggu jalur pelayaran global.
Kebijakan ini membuat jalur strategis Selat Hormuz tersebut tidak ditutup sepenuhnya, tetapi diberlakukan pengawasan ketat terhadap kapal yang melintas.
Iran hanya mengizinkan kapal tertentu menggunakan jalur tersebut dengan koordinasi keamanan.
Langkah ini dilakukan agar arus perdagangan energi tetap berjalan.
Selat Hormuz tetap beroperasi meski dalam kondisi pembatasan.
Negara yang Disebut Tetap Melintas
Beberapa negara dilaporkan dapat mengirim kapal melalui Selat Hormuz.
Negara tersebut antara lain China dan India yang memiliki ketergantungan besar terhadap impor energi dari kawasan Teluk.
Selama pembatasan berlangsung, kapal menuju kedua negara tersebut tetap diizinkan melintas setelah melalui koordinasi tertentu.





