Sabtu, 13 Juni 2026
Advertorial DPRD Samarinda

Aplikasi BISA Jadi Solusi Data Sampah Real Time di Samarinda

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:11

ILUSTRASI - Ilustrasi Bank Sampah/ IST

MEGAPOLITIK.COMDPRD Kota Samarinda mendorong percepatan peluncuran aplikasi Basis Informasi Sampah (BISA) sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola persampahan berbasis digital.

Sistem ini diharapkan mampu menghadirkan data sampah yang lebih akurat sekaligus mendukung pengawasan bank sampah secara real time.

Komisi III DPRD Samarinda menilai keberadaan sistem digital menjadi kebutuhan penting untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah di tingkat masyarakat.

Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Ardiansyah, mengatakan aplikasi tersebut dapat menjadi instrumen pendukung dalam pencatatan dan pemantauan aktivitas bank sampah yang selama ini masih dilakukan secara terbatas.

Aplikasi BISA Dinilai Bisa Perbaiki Basis Data Persampahan

Menurut Ardiansyah, salah satu tantangan pengelolaan sampah di Samarinda saat ini adalah belum tersedianya data harian yang terdokumentasi secara konsisten dan akurat.

Kondisi tersebut dinilai membuat proses penyusunan kebijakan menjadi kurang optimal karena pemerintah belum memiliki gambaran detail mengenai volume sampah yang dihasilkan setiap wilayah.

“Aplikasi ini bisa membantu pengelolaan sampah dan mempermudah pencatatan bank sampah melalui sistem digital,” ujarnya.

Ia menjelaskan, melalui aplikasi BISA, petugas dan pemerintah di tingkat kelurahan dapat memantau perkembangan volume sampah yang masuk ke bank sampah setiap hari.

“Selama ini data sampah harian belum tercatat dengan baik. Melalui aplikasi ini, petugas bisa memonitor jumlah sampah setiap hari,” katanya.

Bank Sampah Akan Terhubung dalam Sistem Digital

Dalam konsep yang disiapkan, setiap bank sampah nantinya dapat memasukkan data secara langsung ke dalam sistem.

Informasi yang tercatat meliputi jenis sampah, hasil penimbangan, hingga volume sampah harian yang terkumpul.

Data tersebut selanjutnya dapat diakses oleh pemerintah kelurahan, perangkat daerah terkait, hingga DPRD untuk kebutuhan pemantauan dan evaluasi.

“Kita bisa melihat data sampah bulanan dan mengetahui wilayah yang memiliki potensi sampah bernilai ekonomi tinggi,” jelas Ardiansyah.

Selain itu, sistem digital juga dinilai dapat meningkatkan transparansi pengelolaan bank sampah karena warga dapat memantau perkembangan tabungan sampah secara lebih terbuka.

DPRD Akan Bahas Peluncuran Aplikasi Bersama Wali Kota

Untuk mempercepat implementasi, Komisi III DPRD Samarinda berencana melakukan pembahasan bersama Wali Kota Samarinda terkait pengoperasian aplikasi tersebut.

DPRD berharap aplikasi BISA dapat masuk sebagai bagian dari sistem digital resmi pemerintah daerah dan dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat.

“Kami ingin aplikasi ini segera berjalan dan dimanfaatkan seluruh masyarakat Samarinda,” ujar Ardiansyah.

Diharapkan Bantu Kurangi Beban TPA dan Dukung Smart City

DPRD menilai digitalisasi pengelolaan sampah dapat menjadi salah satu langkah mendukung agenda pembangunan kota berbasis teknologi.

Selain membantu pengelolaan data, sistem ini juga diharapkan dapat menekan volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sambutan yang saat ini menghadapi tekanan kapasitas.

Program bank sampah digital juga dipandang berpotensi mendorong perubahan perilaku masyarakat agar lebih aktif memilah sampah sejak tingkat lingkungan terkecil. (adv)

Populer
recommended
Jangan Lewatkan
Our Networks
Member of mediaemas.id
seedbacklink