MEGAPOLITIK.COM - Bagaimana bisa seorang wanita muda asal Banten tipu staf media pribadi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto?
Hal ini terjadi pada sosok Marpuah, dan Kani Dwi Haryani.
Marpuah adalah wanita dari Kabupaten Lebak Banten yang diduga menjadi penipu.
Yang ditipu adalah Kani Dwi Haryani, staf media pribadi Prabowo Subianto yang sampai harus kehilangan uang puluhan juta.
Tim redaksi Megakaltim.com, rangkum soal kasus penipuan Marpuah ke Kani Dwi Haryani ini.
Kronologi Penipuan Marpuah Bermodus Pilot Garuda hingga Emirates
Seorang wanita asal Kabupaten Lebak, Banten, bernama Marpuah alias MR (21), diamankan Polda Banten atas dugaan penipuan bermodus asmara (love scamming).
Pelaku menyamar sebagai pria bernama Febrian Alaydrus, mengaku sebagai mantan pilot Garuda Indonesia yang kini bekerja di maskapai Emirates.
Ia menarget Kani Dwi Haryani, staf media pribadi Presiden RI Prabowo Subianto.
Marpuah pertama kali menghubungi korban melalui akun Instagram palsu @febrianalydrss_ dengan dalih “kenalan biasa.”
Hubungan keduanya pun berlanjut ke WhatsApp dan berisi komunikasi intens sejak November 2024 hingga Januari 2025.
Modus Pinjam Uang untuk Urusan "Kerja Sepupu"
Marpuah meyakinkan korban untuk meminjamkan uang sebesar Rp13 juta dengan alasan biaya administrasi kerja untuk seorang sepupu bernama Miftahul Syifa (akun @mfthsy__).





