Jumat, 12 Juni 2026
Advertorial DPRD Samarinda

Samri Shaputra Soroti Maraknya Informasi Sepihak yang Berpotensi Menyesatkan Publik

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:29

Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra/ IST

MEGAPOLITIK.COM -  Fenomena penyebaran informasi yang begitu cepat di media sosial mendapat perhatian dari DPRD Kota Samarinda.

Di tengah derasnya arus informasi digital, masyarakat diminta lebih selektif dalam menerima maupun membagikan konten yang belum jelas kebenarannya.

Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra, menilai banyak informasi yang beredar di ruang digital tidak didukung proses verifikasi yang memadai.

Kondisi tersebut dinilai berisiko menimbulkan kesalahpahaman hingga membentuk opini publik yang tidak sesuai fakta.

Menurut Samri, tidak sedikit informasi yang langsung dipublikasikan tanpa terlebih dahulu meminta klarifikasi atau konfirmasi dari pihak yang menjadi objek pemberitaan.

“Sering kali informasi yang beredar tidak melalui proses konfirmasi yang memadai. Akibatnya, informasi itu menyebar luas dan menimbulkan persepsi yang belum tentu benar,” ujarnya, Rabu (3/6/2026).

Informasi Tidak Berimbang Dinilai Berpotensi Memicu Konflik Sosial

Ia menegaskan bahwa prinsip keberimbangan merupakan aspek penting dalam penyampaian informasi kepada masyarakat.

Ketika sebuah informasi hanya memuat sudut pandang tertentu tanpa menghadirkan penjelasan dari pihak terkait, maka potensi munculnya informasi yang menyesatkan menjadi semakin besar.

Menurutnya, masyarakat perlu memahami bahwa setiap informasi yang beredar belum tentu menggambarkan fakta secara utuh.

“Kalau hanya satu pihak yang berbicara tanpa ada ruang klarifikasi dari pihak lain, tentu informasi yang diterima publik menjadi tidak berimbang,” katanya.

Samri juga mengingatkan bahwa dampak dari penyebaran informasi yang tidak akurat tidak hanya dirasakan oleh pihak yang menjadi sasaran pemberitaan.

Dalam banyak kasus, informasi yang tidak terverifikasi dapat memicu polemik, memperkeruh suasana, hingga mengganggu kondusivitas masyarakat.

Ia bahkan menyinggung adanya indikasi pihak-pihak tertentu yang memanfaatkan viralnya sebuah isu untuk kepentingan pribadi.

Menurutnya, fenomena tersebut perlu menjadi perhatian bersama agar ruang digital tidak dimanfaatkan untuk tujuan yang merugikan pihak lain.

Ajak Masyarakat Bijak Bermedia Sosial

Karena itu, DPRD Samarinda mengajak masyarakat untuk membiasakan diri melakukan pengecekan informasi sebelum mempercayai atau menyebarkannya kembali kepada orang lain.

Warga juga diimbau menggunakan sumber informasi yang kredibel dan memiliki mekanisme verifikasi yang jelas sehingga tidak mudah terjebak dalam penyebaran kabar bohong maupun informasi yang menyesatkan.

Selain itu, Samri mengingatkan bahwa kebebasan berekspresi di media sosial harus berjalan seiring dengan tanggung jawab.

Menurutnya, etika dalam berkomunikasi di ruang digital tetap perlu dijaga agar media sosial dapat menjadi sarana pertukaran informasi yang sehat, edukatif, dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Media sosial seharusnya menjadi ruang yang memberikan informasi yang benar dan mencerdaskan masyarakat, bukan justru menjadi sumber kegaduhan karena informasi yang belum terverifikasi,” pungkasnya. (adv)

Populer
recommended
Jangan Lewatkan
Our Networks
Member of mediaemas.id
seedbacklink