Kamis, 2 April 2026

Seruan Trump Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz Tak Diikuti Jepang hingga Prancis, Ini Alasannya

Sejumlah Negara Menolak Permintaan Trump

Senin, 16 Maret 2026 - 14:19

SELAT - Sejumlah Negara Pilih Tidak Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz Meski Diminta Trump/ Foto: REUTERS

MEGAPOLITIK.COM - Beberapa negara besar telah menolak permintaan dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk mengirim kapal perang ke Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis yang menjadi fokus ketegangan geopolitik antara AS dan Iran. 

Trump mendesak sekutu dan mitra internasional untuk membantu “membuka kembali” Selat Hormuz, yang vital bagi pasokan energi global, setelah konflik antara AS dan Iran menyebabkan gangguan signifikan dalam arus minyak dan naiknya harga energi secara global. 

Permintaan Trump diajukan di tengah perang yang memasuki pekan ketiga, di mana AS dan Israel terlibat konfrontasi langsung dengan Iran. 

Ia bahkan mengatakan bahwa keterlibatan negara-negara sangat penting mengingat dampak besar blokade Selat terhadap ekonomi dunia. 

Negara‑Negara yang Menolak

Jepang

Pemerintah Jepang menyatakan tidak memiliki rencana untuk mengirim kapal perang ke Selat Hormuz meskipun ada seruan Trump

Perdana Menteri Jepang menekankan bahwa keterlibatan militer di luar negeri dibatasi oleh konstitusi yang pasifis dan bahwa negara itu masih mempertimbangkan langkah yang sesuai dengan hukum domestik. 

Selain itu, Jepang lebih fokus pada pelepasan cadangan energi untuk mengatasi dampak blokade yang membebani pasokan domestik. 

Australia

Australia secara resmi menyatakan tidak akan mengirim kapal perang ke kawasan tersebut meskipun Trump ingin membangun koalisi. 

Pemerintah Australia mengatakan akan mendukung dengan pesawat dan operasi non‑kapal untuk meningkatkan perlindungan warga negaranya di kawasan Teluk, namun menolak keterlibatan militer laut secara langsung. 

Inggris

Perdana Menteri Inggris juga menolak langsung tawaran Trump untuk mengirim kapal perang ke Selat Hormuz, menegaskan bahwa London tidak akan terlibat dalam eskalasi militer di kawasan tersebut. 

Inggris menyatakan akan mengevaluasi berbagai opsi lain, seperti dukungan non‑tempur atau penggunaan kapal khusus, tetapi tidak akan mengirim kapal perang tempur seperti yang diminta. 

Prancis 

Pemerintah Prancis menolak permintaan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk mengirim kapal perang ke Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan dengan Iran.

Paris menyatakan tidak akan menempatkan kapal perang di jalur pelayaran strategis tersebut karena khawatir langkah militer justru memperbesar risiko eskalasi konflik di kawasan Teluk.

Trump Mendesak Negara Lain Amankan Selat Hormuz

Pada (15/03/2026), Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebelumnya mendesak negara-negara lain untuk membantu mengamankan Selat Hormuz, jalur pelayaran minyak yang sangat vital di Teluk Persia, di tengah eskalasi ketegangan antara AS, Israel, dan Iran.

Trump mengatakan pemerintahannya telah berbicara dengan sekitar tujuh negara mengenai koordinasi untuk memastikan selat yang menangani sekitar 20% perdagangan minyak dunia tetap aman dan terbuka bagi pelayaran internasional.

Trump menekankan bahwa negara-negara yang sangat bergantung pada minyak dari Teluk Persia memiliki kepentingan kuat untuk membantu menjaga keamanan jalur tersebut, bukan hanya Amerika Serikat. (daf)

Populer
recommended
Jangan Lewatkan
Our Networks
Member of mediaemas.id
seedbacklink