Kamis, 2 April 2026

Selesai atau Lanjut? Donald Trump Sebut Operasi Militer Hampir Usai, tapi Siapkan Serangan ke Iran 2–3 Pekan lagi

Klaim Hampir Selesai, Namun Ancaman Eskalasi Masih Nyata

Kamis, 2 April 2026 - 16:37

PERNYATAAN - Donald Trump sebut tujuan militer tercapai, tapi AS siap gempur Iran dalam 2–3 pekan ke depan/ Foto: Reuters

MEGAPOLITIK.COM - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali melontarkan pernyataan yang memicu perdebatan global mengenai arah konflik dengan Iran

Dalam pidato nasional terbarunya dari Gedung Putih, di mana Donald Trump menyebut bahwa operasi militer yang dijalankan Washington “hampir selesai” dan tujuan utama militer disebut sudah banyak tercapai.

Ia mengklaim bahwa kemampuan militer Iran, termasuk kekuatan udara dan sejumlah fasilitas strategis, telah berhasil dilemahkan. 

Dalam pidatonya, Trump mengatakan bahwa tujuan-tujuan inti konflik tersebut hampir terpenuhi dan pihaknya berharap dapat menyelesaikan semua tujuan tersebut dalam waktu dekat. 

Namun, di saat bersamaan, Trump tidak memberikan kepastian mengenai kapan konflik benar-benar akan berakhir. 

Sebaliknya, ia menegaskan bahwa operasi militer Amerika Serikat masih akan berlanjut. 

Ancaman Serangan Lebih Keras dalam 2–3 Pekan

Pernyataan Trump justru diikuti dengan ancaman baru. 

Ia mengatakan bahwa dalam dua hingga tiga pekan ke depan, Amerika Serikat akan menggempur Iran dengan serangan yang “sangat keras” jika tidak ada perubahan sikap dari Teheran. 

Bahkan, Trump menggunakan istilah ekstrem dengan menyebut kemungkinan menghantam Iran hingga “kembali ke zaman batu”.

Target yang disebutkan mencakup infrastruktur vital, termasuk fasilitas energi dan pembangkit listrik, yang jika benar dilakukan berpotensi memperluas dampak kemanusiaan sekaligus mengguncang ekonomi global, terutama pasar energi. 

Sinyal Bertolak Belakang dan Ketidakpastian Global

Pernyataan yang tampak saling bertolak belakang antara klaim perang hampir usai dan rencana serangan lebih besar menimbulkan tanda tanya di tingkat internasional. 

Di satu sisi, Trump menyatakan keberhasilan operasi militer. 

Namun di sisi lain, ia menegaskan bahwa serangan lanjutan masih akan berlangsung tanpa memberikan batas waktu yang jelas.

Sementara itu, Iran belum menunjukkan tanda akan menghentikan perlawanan dan justru memperingatkan bahwa serangan Amerika Serikat bisa dibalas dengan kekuatan yang lebih besar menurut pejabat Iran.

Ketegangan tetap tinggi dan potensi eskalasi masih terbuka lebar, memicu kekhawatiran bahwa konflik belum benar-benar mendekati akhir. 

Pasar global pun ikut bereaksi atas pernyataan Donald Trump, terutama sektor energi yang sensitif terhadap ketegangan di kawasan Timur Tengah. 

Dengan situasi yang masih belum pasti, dunia kini menunggu kejelasan apakah pernyataan Trump benar-benar menandai fase akhir konflik, atau justru menjadi awal dari eskalasi yang lebih besar dalam beberapa pekan mendatang. (daf)

Populer
recommended
Jangan Lewatkan
Our Networks
Member of mediaemas.id
seedbacklink