Kamis, 2 April 2026

Profil Andrie Yunus, Aktivis KontraS Pembela HAM yang Jadi Korban Penyiraman Air Keras

Pernah alami teror dan intimidasi

Sabtu, 14 Maret 2026 - 15:43

AKTIVIS - Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, kena serang penyiraman air keras (Foto: Climate Rights International)

MEGAPOLITIK.COM - Baru-baru ini, sosok Andrie Yunus menuai perhatian lantaran menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal (OTK) pada 12 Maret 2026 sekitar pukul 23.37 WIB di kawasan Jalan Salemba I, Jakarta.

Andrie Yunus merupakan salah satu aktivis dan pengacara hak asasi manusia (HAM) muda di Indonesia yang dikenal aktif mengadvokasi berbagai kasus pelanggaran HAM.

Nama Andrie Yunus dikenal publik setelah berbagai keterlibatannya dalam advokasi hukum, investigasi pelanggaran HAM, hingga kritik terhadap kebijakan negara.

Sejak Februari 2025, Andrie Yunus menjabat sebagai Wakil Koordinator Bidang Eksternal di Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS).

Berdasarkan keterangan resmi KontraS, peristiwa penyiraman air keras yang menimpa Andrie Yunus tersebut berlangsung pada 12 Maret 2026 sekitar pukul 23.37 WIB di kawasan Jalan Salemba I, Jakarta.

Profil Andrie Yunus

Menurut temuan redaksi Mega Politik, Andrie Yunus lahir pada 16 Juni 1998.

Andrie Yunus dikenal sebagai pengacara, aktivis, pembela HAM, sekaligus peneliti hukum yang fokus pada isu keadilan sosial dan perlindungan korban kekerasan.

Dalam berbagai kegiatan advokasi, Andrie Yunus aktif menyuarakan perlindungan terhadap masyarakat sipil serta mendorong transparansi dan akuntabilitas negara dalam penegakan hukum dan HAM.

Pendidikan Andrie Yunus

Andrie Yunus menempuh pendidikan menengah di SMA Negeri 1 Cicurug, Jawa Barat.

Saat sekolah, Andrie Yunus aktif berorganisasi dan sempat menjabat sebagai Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) pada periode 2014–2015.

Setelah lulus SMA, Andrie Yunus melanjutkan pendidikan hukum di Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera dengan fokus pada hukum tata negara dan legisprudensi.

Andrie Yunus memperoleh gelar Sarjana Hukum pada Agustus 2020 melalui jalur Beasiswa Jentera dengan skripsi yang membahas peran paralegal dalam mewujudkan persamaan di hadapan hukum.

Selama masa kuliah, Andrie Yunus juga aktif di organisasi kampus dan pernah menjabat sebagai Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STH Indonesia Jentera pada 2018–2019.

Perjalanan Karier Andrie Yunus

Karier Andrie Yunus di bidang bantuan hukum dimulai dengan mengikuti berbagai pelatihan advokasi dan bantuan hukum.

Populer
recommended
Jangan Lewatkan
Our Networks
Member of mediaemas.id
seedbacklink