Minggu, 17 Mei 2026

Pesawat Garuda Berputar 4,5 Jam di atas Langit India, Ini Penjelasan Operasional dan Aturan Keselamatan Maskapai Penerbangan

Pesawat Garuda Indonesia Berputar Selama 4,5 Jam di India

Senin, 11 Mei 2026 - 16:0

PESAWAT - Pesawat Garuda Indonesia Lakukan Holding Pattern Selama 4,5 jam di langit India

MEGAPOLITIK.COM - Salah satu maskapai penerbangan Indonesia yaitu pesawat Garuda Indonesia yang melakukan penerbangan dari Jeddah menuju Medan mengalami kejadian yang jarang terjadi.

Pesawat jenis Airbus A330-900neo (PK-GHI) tersebut menempuh waktu perjalanan total selama 12 jam 39 menit, jauh melampaui durasi normal yang rata-rata berkisar 8 jam.

Penerbangan yang dijadwalkan pada 8 Mei 2026, ini terpaksa melakukan pola holding atau berputar-putar di atas wilayah India selama 4 jam 30 menit.

Terpaksa Melakukan Pola Holding Pattern di Langit India

Dalam peristiwa ini, data pelacakan udara menunjukkan bahwa fase awal penerbangan selama 5 jam 20 menit berlangsung normal saat melintasi wilayah udara Arab Saudi, Oman, hingga Laut Arab.

Namun, saat memasuki ruang udara India bagian selatan, pesawat diinstruksikan untuk melakukan pola terpencil (pola penahan).

Akibatnya, pesawat tertahan harus berputar-putar di wilayah udara India selama kurang lebih 4 jam 30 menit sebelum akhirnya melanjutkan perjalanan ke Indonesia.

Sisa durasi penerbangan menuju Bandara Internasional Kualanamu diselesaikan dalam waktu 2 jam 50 menit.

Berdasarkan informasi teknis, tertundanya hal ini secara signifikan disebabkan oleh tertutupnya sebagian besar wilayah udara di sekitar Teluk Benggala.

Penutupan tersebut berkaitan dengan aktivitas uji coba militer, yakni peluncuran Rudal Agni-6 oleh otoritas setempat.

Tanggapan Operasional Manajemen Garuda Indonesia

Dari sisi operasional, manajemen Garuda Indonesia langsung mengaktifkan prosedur penanganan kondisi darurat di udara.

Tim operasi menggabungkan konsumsi bahan bakar pesawat secara real-time yang jauh melebihi perencanaan awal.

Pilot bertanggung jawab menjaga kestabilan putaran pesawat dalam pola holding yang telah ditentukan otoritas lalu lintas udara India.

Bagaimana Prosedur Keselamatan Penerbangan Maskapai Garuda Indonesia?

Sesuai prosedur keselamatan penerbangan yang diterapkan Garuda Indonesia, pilot wajib memastikan ketersediaan bahan bakar selalu berada di atas batas minimum yang ditetapkan.Batas tersebut mencakup bahan bakar untuk mencapai bandara alternatif terdekat ditambah cadangan 30 menit penerbangan.

Batasan tersebut mencakup bahan bakar untuk mencapai bandara alternatif terdekat ditambah cadangan 30 menit penerbangan.

Selama kejadian tersebut, pilot terus melakukan koordinasi intensif dengan Air Traffic Control India untuk mendapatkan informasi terkini mengenai pembukaan kembali koridor udara.

Garuda Indonesia memiliki prosedur operasional standar yang ketat dalam menghadapi penutupan ruang udara.

Maskapai ini mewajibkan setiap awak pesawat untuk selalu mempersiapkan contingency plan, termasuk perhitungan bahan bakar cadangan dan pilihan bandara diversion.

Dalam kasus ini, pilot berhasil mempertahankan tingkat keselamatan penerbangan sesuai standar internasional meskipun menghadapi kondisi yang tidak terduga.

Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi industri penerbangan mengenai tantangan operasional ketika menghadapi pembatasan ruang udara secara mendadak.

Garuda Indonesia menyatakan bahwa seluruh prosedur keselamatan telah dijalankan sesuai standar dan tidak ada penumpang yang mengalami cidera selama penerbangan tersebut. (jay)

Populer
recommended
Jangan Lewatkan
Our Networks
Member of mediaemas.id
seedbacklink