Kamis, 2 April 2026

Perpanjangan Tenggat Selat Hormuz 10 Hari, Trump Ungkap Tanda Kerja Sama Iran yang Mengejutkan

Trump Beri Iran 10 Hari Tambahan Buka Selat Hormuz

Jumat, 27 Maret 2026 - 14:21

SELAT - Trump Beri Iran 10 Hari Tambahan Buka Selat Hormuz/ Foto: AP pic

MEGAPOLITIK.COM - Presiden Amerika Serikat Donald Trump memperpanjang batas waktu bagi Iran untuk membuka Selat Hormuz sebanyak 10 hari lagi, menetapkan tenggat baru hingga 6 April 2026. 

Trump mengumumkan pelonggaran ini pada Kamis (26/3), setelah sebelumnya memberi ultimatum kepada Iran untuk membuka jalur laut strategis tersebut. 

Perpanjangan ini dilakukan di tengah negosiasi yang terus berlangsung dan beberapa perkembangan terbaru terkait konflik di kawasan. 

Trump Umumkan Perpanjangan Tenggat Hingga 6 April

Trump menyatakan bahwa perpanjangan tenggat waktu ini dilakukan setelah Iran meminta jeda singkat dalam pembicaraan, dan ia menilai bahwa negosiasi “sedang berjalan sangat baik.” 

Dengan perpanjangan ini, AS menunda serangan terhadap fasilitas energi Iran yang sebelumnya akan dilaksanakan jika Iran tidak membuka kembali Selat Hormuz

Dalam keterangan yang disampaikan melalui sebuah unggahan di platform media sosialnya, Trump menyebut bahwa ia memberikan tambahan 10 hari meski Iran awalnya meminta tujuh hari, sambil menegaskan bahwa pembicaraan masih berlanjut dan kedua pihak tengah berusaha menemukan titik temu. 

Trump juga mengaitkan keputusan memperpanjang tenggat dengan apa yang disebutnya sebagai “hadiah” dari Iran yaitu Iran mengizinkan sejumlah 10 kapal tanker minyak lewat melalui Selat Hormuz sebagai bentuk kerja sama awal. 

Trump menggambarkan langkah ini sebagai tanda kecil yang positif dari pihak Iran, meskipun detail lebih lanjut tentang kapal-kapal tersebut tidak banyak dijelaskan. 

Penundaan Ancaman Serangan dan Jalan Negosiasi

Perpanjangan tenggat ini juga berarti bahwa ancaman Trump sebelumnya terhadap serangan terhadap jaringan listrik dan fasilitas energi Iran ditunda hingga awal April. 

Trump menyatakan bahwa jeda ini dimaksudkan untuk memberikan ruang bagi proses diplomasi yang sedang berjalan, meskipun tidak semua pihak Iran secara resmi mengonfirmasi permintaan perpanjangan tersebut. 

Trump menyampaikan bahwa AS tetap siap untuk mengambil langkah lebih keras jika negosiasi gagal, namun keputusan memperpanjang batas waktu ini menunjukkan upaya untuk menjaga jalur komunikasi tetap terbuka. 

Trump tidak ragu untuk menegaskan bahwa ia yakin negosiasi bisa terus berlanjut sebelum tindakan lebih lanjut diambil jika diperlukan. 

Pernyataan Trump soal perpanjangan tenggat ini sekaligus menjadi tanggapan kedua dalam beberapa hari terakhir, setelah ultimatum awal yang diberikannya kepada Iran untuk membuka Selat Hormuz dalam 48 jam beberapa waktu lalu. 

Fokus Trump: Batas Baru 6 April 2026

Dengan diperpanjangnya tenggat waktu ini, Trump menegaskan bahwa batas waktu terbaru adalah 6 April 2026, dan AS akan memantau respons Iran terhadap tuntutan membuka kembali Selat Hormuz sampai tanggal tersebut tiba. 

Keputusan ini menjadi langkah terbaru dalam upaya Trump untuk menangani konflik yang melibatkan Iran, dengan tetap mengombinasikan tekanan dan kesempatan dialog antara kedua pihak. (daf)

Populer
recommended
Jangan Lewatkan
Our Networks
Member of mediaemas.id
seedbacklink