MEGAPOLITIK.COM - Pernah dengar nama Annisa Mahesa? Sosoknya merupakan anggota dewan dengan usia di bawah 30 tahun yang tercatat sebagai anggota DPR RI termuda periode 2024-2029.
Namun, di balik pencapaiannya menembus Senayan di usia muda, Annisa Mahesa tak lepas dari berbagai kontroversi, mulai dari pernyataannya soal demonstrasi yang menuai kritik hingga dugaan skandal cuitan berbau erotis yang sempat viral di media sosial.
Sebagai politisi muda dari Partai Gerindra yang mewakili Dapil Banten II, perjalanan Annisa Mahesa di DPR RI tak hanya diwarnai prestasi, tetapi juga sorotan tajam publik terhadap sikap dan kehidupan pribadinya.
Berikut beberapa kontroversi hingga skandal yang menyeret nama Annisa Mahesa.
Kontroversi hingga Skandal Annisa Mahesa
1. Pernyataan soal Cara Diskusi Dipertanyakan Warganet
Dalam wawancara pada hari pelantikannya sebagai wakil rakyat, Annisa Mahesa mengungkapkan keheranannya terhadap aksi demonstrasi masyarakat.
“Kenapa nggak diskusi aja?” tanyanya.
Ia menegaskan bahwa dirinya tidak takut didemo, namun menilai diskusi langsung lebih baik untuk mencari solusi.
“Kalau misalnya demo, mengkritik kebijakan, itu nggak apa-apa, selama kebijakannya buruk gitu. Tapi kalau demo secara personal, buat apa?” ujarnya.
Ia juga menambahkan, “Kalau didemo ya nggak takut, tapi kalau bisa kita diskusi secara langsung, supaya bertatap mata, bicara dari hati ke hati.”
Menurut Annisa Mahesa, diskusi antara perumus kebijakan dan masyarakat lebih bermanfaat.
“Kalau diskusi, kita bisa bicara dari hati ke hati, kita bisa paham. Kalau didemo, oke kita paham isu yang kamu bawa,” ucapnya.
Namun, pernyataan tersebut viral dan menuai kritik warganet.
Banyak yang mempertanyakan akses untuk berdiskusi dengan anggota DPR RI.
“Ya diskusii gimanaa, masuk gedungnya aja ga dibolehin,” komentar seorang warganet.
“YA BUKAAAAA RUANG DISKUSINYAAAAA YA ALLAH,” tulis lainnya.
Ada pula yang menyindir, “Emang kalau diajak diskusi mau??” hingga komentar, “Yeee mbak-mbak, kek bisa aja ditemui… mana, kagak juga ditemuin tuh.”
Potongan wawancara ini pun memunculkan keraguan sebagian publik terhadap kredibilitas Annisa sebagai representasi generasi muda di parlemen.
2. Anggota DPR RI Termuda
Annisa Mahesa yang lahir pada 17 Juli 2001 kini berusia 25 tahun.
Hal ini pun membuatnya tercatat sebagai anggota DPR RI paling muda pada periode 2024-2029.
Beberapa anggota DPR RI lainnya ada yang juga masih berusia di bawah 30 tahun, ada yang kelahiran tahun 1999, 1998, 1996, hingga 1995 sehingga di antara seluruhnya Annisa Mahesa menjadi sosok yang paling muda.
Annisa Mahesa berhasil memperoleh kursi di Senayan dengan mewakili daerah pemilihan Banten II dari Partai Gerindra pada usia 23 tahun.
3. Anak dari Mantan Anggota Dewan Tiga Periode
Annisa Maharani Alzahra Mahesa adalah putri mendiang Desmond Junaidi Mahesa, politisi senior Partai Gerindra yang pernah menjabat sebagai anggota DPR RI selama tiga periode (2009–2023) serta Wakil Ketua Komisi III DPR pada 2014–2019.
Desmond Junaidi Mahesa diketahui mengakhiri masa jabatannya selama 14 tahun sebagai anggota DPR RI lantaran tutup usia pada tahun 2023 silam.
Siapa sangka, ayah dari Annisa Mahesa ini ternyata pernah menjadi salah satu orang yang mengalami penculikan saat zaman orde baru.
Diketahui, Desmond merupakan aktivis yang diculik selama dua bulan pada 3 Februari 1998 hingga 3 April 1998.
4. Ibunya Merupakan Akademisi dan Tokoh Gerindra di Banten
Sang Ibu, Nurnaningsih Mahesa, merupakan seorang akademisi yang meraih gelar Doktor Ilmu Hukum dari Universitas Trisakti dengan predikat cum laude pada April 2024.
Tak hanya berkiprah di dunia pendidikan, Nurnaningsih juga memegang jabatan penting di Partai Gerindra sebagai Ketua Dewan Penasihat DPD Partai Gerindra Provinsi Banten.
Posisi tersebut memperlihatkan bahwa keluarga Annisa Mahesa memiliki peran dan pengaruh yang cukup signifikan dalam dinamika politik di wilayah Banten.
5. Viral soal Cuitan X Bocor
Isu yang paling menyita perhatian terkait Annisa Mahesa adalah dugaan kepemilikan akun alter di platform X.
Dua akun yang diduga terkait dengannya, yakni @asleepbaby dan @ichujinji, disebut-sebut mengunggah cuitan yang dinilai tidak pantas.
Dugaan tersebut mencuat setelah pengguna X @filmorgue menyatakan bahwa akun @ichujinji dan @asleepybaby merupakan milik Annisa.
Dalam sejumlah unggahan yang sempat beredar, akun @asleepybaby membahas topik yang sangat personal, termasuk mengenai hubungan intim dengan pasangannya, namun diketahui cuitan tersebut telah dihapus.
“Sayangnya ini bulan ramadhan ya jadi gabisa seks bebas karena meskipun kita berdua pendosa AT LEAST we're trying to respect God's special & holy month... but it's getting harder each day... i'm also ovulating as we speak... help,” tulis akun tersebut.
Selain itu, akun @buttercup.2d yang juga diduga berkaitan dengannya turut menjadi sorotan setelah mengunggah pernyataan yang lebih eksplisit mengenai kehidupan pribadinya.
“He made me cum three times in a row i think thats such an achievement maaf ya tmi but my boyfriend is SUPER hot and so good in making me feel good cry,” tulis akun itu.
Cuitan-cuitan tersebut memicu beragam reaksi dari warganet yang terkejut dengan konten personal yang dibagikan.
Tak lama setelah isu ini mencuat, akun-akun yang disebutkan tersebut menghilang dari platform sehingga memunculkan spekulasi lebih lanjut mengenai kebenaran kepemilikannya.
Hingga kini belum ada klarifikasi resmi terkait dugaan tersebut, namun kontroversi ini semakin menambah sorotan terhadap Annisa Mahesa.
Ia juga terpantau membatasi kolom komentar di akun Instagram pribadinya.
Penutup
Sebagai anggota DPR RI periode 2024-2029 termuda, Annisa Mahesa menghadapi ekspektasi besar sebagai representasi generasi muda di parlemen.
Namun, rangkaian kontroversi yang menyeret nama Annisa Mahesa membuat publik terus mempertanyakan kredibilitas dan konsistensinya sebagai wakil rakyat.
Di tengah sorotan tersebut, langkah dan klarifikasi Annisa Mahesa ke depan akan menjadi penentu apakah ia mampu membuktikan kapasitasnya sebagai politisi muda yang tangguh, atau justru semakin tenggelam dalam pusaran kontroversi yang membayangi karier politiknya di DPR RI.
(est)





