Senin, 18 Mei 2026

Iran Pertimbangkan Pembicaraan dengan AS, Ternyata Ada “Kartu Baru” yang Disiapkan

Iran Mempertimbangkan Kemungkinan Pembicaraan Lanjutan Dengan AS

Selasa, 21 April 2026 - 15:53

NEGOSIASI - Iran pertimbangkan dialog dengan AS, sebut siapkan “kartu baru”/ Foto: Reuters

MEGAPOLITIK.COM - Iran menyatakan masih mempertimbangkan kemungkinan melanjutkan pembicaraan dengan Amerika Serikat (AS) melalui mediasi Pakistan, di tengah ketegangan yang belum mereda.

Hingga kini, Iran belum memastikan keikutsertaannya dalam putaran negosiasi berikutnya yang direncanakan berlangsung di Islamabad. 

Pernyataan tersebut muncul setelah adanya rencana pengiriman delegasi Amerika Serikat ke Pakistan untuk melanjutkan upaya diplomasi. 

Sejumlah pejabat Amerika Serikat, termasuk delegasi tingkat tinggi, dilaporkan siap hadir dalam pembicaraan jika Iran menyetujui keikutsertaan. 

Perkembangan ini muncul di tengah situasi gencatan senjata yang rapuh dalam konflik Iran- Amerika Serikat, serta meningkatnya tekanan militer dan diplomatik dari kedua pihak.  

Pakistan, yang sebelumnya menjadi tuan rumah perundingan damai, kembali diposisikan sebagai mediator utama dalam upaya meredakan konflik.

Iran Belum Putuskan Ikut Negosiasi

Pemerintah Iran menegaskan bahwa belum ada keputusan final terkait partisipasi dalam pembicaraan lanjutan. 

Juru bicara pemerintah menyebut opsi dialog masih dalam tahap pertimbangan, terutama setelah meningkatnya ketegangan akibat aksi militer terbaru. 

Ketidakpastian ini muncul setelah insiden penyitaan kapal berbendera Iran oleh militer Amerika Serikat di kawasan Selat Hormuz

Iran menyebut tindakan tersebut sebagai pelanggaran kesepakatan dan memperburuk suasana menjelang negosiasi. 

Klaim ‘Kartu Baru’ Iran di Medan Perang

Di tengah peluang dialog tersebut, Iran justru mengirim sinyal tegas kepada Amerika Serikat

Ketua parlemen Iran menyatakan bahwa negaranya telah menyiapkan “langkah-langkah baru” atau “kartu baru” yang dapat digunakan dalam konflik militer.

Pernyataan ini merujuk pada strategi atau kemampuan militer yang belum diungkap, yang disebut telah dipersiapkan dalam beberapa pekan terakhir. 

Iran juga menegaskan tidak akan bernegosiasi di bawah tekanan atau ancaman dari pihak mana pun. 

Peringatan tersebut muncul seiring meningkatnya ketegangan, termasuk aksi militer Amerika Serikat seperti penyitaan kapal berbendera Iran dan penerapan blokade laut yang memperburuk situasi. 

Situasi Gencatan Senjata yang Rapuh

Konflik Iran-AS saat ini berada dalam kondisi yang sangat tidak stabil. 

Gencatan senjata sementara yang disepakati sebelumnya terancam runtuh akibat aksi militer dan retorika keras dari kedua belah pihak.

Iran sempat membuka Selat Hormuz untuk kapal dagang selama masa gencatan senjata, sebagai sinyal deeskalasi di tengah konflik dengan Amerika Serikat.

Namun, langkah itu tidak berlangsung lama karena Amerika Serikat tetap memberlakukan blokade laut di kawasan tersebut, termasuk mencegat lalu lintas kapal yang terkait Iran

Menyusul situasi itu, Iran kembali menutup Selat Hormuz dan ketegangan meningkat setelah militer AS menyita kapal Iran, sehingga mengganggu proses negosiasi lanjutan. (daf)

Populer
recommended
Jangan Lewatkan
Our Networks
Member of mediaemas.id
seedbacklink