MEGAPOLITIK.COM - Wacana pemilihan kepala daerah lewat DPRD kembali mengemuka, menimbulkan berbagai tanggapan, termasuk dari Ketua DPRD Kalimantan Timur, Hasanuddin Mas’ud.
Ia menekankan bahwa gagasan ini bukan hal baru dan sejalan dengan prinsip negara yang mengedepankan sistem perwakilan.
Hasanuddin menegaskan, wacana ini masih sebatas rencana dan belum masuk dalam rancangan undang-undang.
Menurutnya, pemilihan kepala daerah melalui DPRD mencerminkan sila keempat Pancasila yang menekankan musyawarah perwakilan.
“Founding father kita merancang pemilihan pemimpin melalui perwakilan. Alasannya jelas, Indonesia ini negara kepulauan, wilayahnya luas dan berjauhan,” ujarnya saat ditemui di Samarinda.
Hasanuddin menyoroti biaya Pilkada langsung yang selama ini sangat tinggi, mulai dari struktur KPU pusat hingga daerah.
“Biayanya tinggi sekali. Politiknya juga jadi mahal, dan dari situ muncul potensi money politics,” kata Hamas, sapaan akrabnya.





