Kamis, 2 April 2026
Harta Kekayaan

Harta Kekayaan Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni Capai Rp13,6 Miliar, Ini Rinciannya!

Sabtu, 21 Februari 2026 - 13:37

BERI HORMAT - Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni. (PPID Kota Bontang)

MEGAPOLITIK.COMWali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, melaporkan total harta kekayaan sebesar Rp13.624.541.042 dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tahun pelaporan 2024.

Laporan tersebut disampaikan pada 29 Maret 2025.

Neni Moerniaeni adalah Wali Kota Bontang saat ini yang menjabat untuk periode 2025–2030.

Ia dilantik pada 20 Februari 2025 setelah memenangkan Pilkada Bontang 2024 berpasangan dengan Agus Haris. 

Sebelumnya, ia pernah menjabat sebagai Wali Kota Bontang periode 2016-2021 dan anggota DPR RI daerah pemilihan Kalimantan Timur pada tahun 2014-2015.

Neni juga pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Bontang pada periode 2009-2014.

Dalam dokumen pengumuman LHKPN, Neni tercatat sebagai pejabat di bidang eksekutif pada Pemerintah Kota Bontang, dengan jabatan Wali Kota.

Seluruh data yang tercantum merupakan laporan periodik tahun 2024 yang disampaikan melalui sistem e-LHKPN KPK.

 

Aset Tanah dan Bangunan Rp12,43 Miliar

Dari total kekayaan Rp13,6 miliar itu, porsi terbesar berasal dari aset tanah dan bangunan yang nilainya mencapai Rp12.430.000.000.

Properti tersebut tersebar di sejumlah daerah, antara lain Kabupaten Kutai Kartanegara, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Kota Samarinda, Jakarta Pusat, hingga Kota Bontang.

Di Kabupaten Kutai Kartanegara, ia melaporkan enam bidang tanah hasil sendiri, masing-masing seluas 17.551 meter persegi senilai Rp75 juta, 2.678 meter persegi Rp100 juta, 20.000 meter persegi Rp100 juta, 15.000 meter persegi Rp100 juta, 20.060 meter persegi Rp90 juta, serta 19.285 meter persegi Rp90 juta.

Di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, terdapat tanah seluas 6.900 meter persegi senilai Rp75 juta, tanah dan bangunan seluas 1.795 meter persegi/200 meter persegi senilai Rp300 juta, tanah seluas 1.608 meter persegi senilai Rp50 juta, serta tanah seluas 25.000 meter persegi senilai Rp400 juta.

Sementara itu di Kota Samarinda, Neni melaporkan tanah seluas 500 meter persegi senilai Rp50 juta serta tanah dan bangunan seluas 440 meter persegi/70 meter persegi senilai Rp2 miliar.

Aset dengan nilai terbesar berada di Jakarta Pusat berupa tanah dan bangunan seluas 530 meter persegi/196 meter persegi yang dilaporkan senilai Rp7 miliar.

Selain itu, terdapat pula tanah seluas 204.661 meter persegi di Kota Bontang dengan nilai Rp2 miliar.

Kendaraan Rp545 Juta

Pada kategori alat transportasi dan mesin, total nilai yang dilaporkan mencapai Rp545.000.000.

Kendaraan tersebut terdiri dari Toyota Camry Sedan tahun 2003 senilai Rp45 juta dan Toyota Alphard Vellfire tahun 2015 senilai Rp500 juta. Keduanya tercatat sebagai hasil sendiri.

Harta Bergerak, Kas, dan Surat Berharga

Di luar properti dan kendaraan, Neni juga melaporkan harta bergerak lainnya senilai Rp500.000.000.

Untuk kategori kas dan setara kas, tercatat sebesar Rp149.541.042.

Sementara itu, pada bagian surat berharga tidak tercantum kepemilikan atau nilai aset. 

Demikian pula pada kategori harta lainnya, tidak terdapat nilai yang dilaporkan.

Tanpa Utang

Dalam laporan periodik tahun 2024 tersebut, tidak terdapat catatan utang Neni Moerniaeni.

Dengan demikian, total harta kekayaan bersih yang dimilikinya tetap sebesar Rp13.624.541.042. (raf)

 

Populer
recommended
Jangan Lewatkan
Our Networks
Member of mediaemas.id
seedbacklink