Kamis, 2 April 2026

Harta Kekayaan Gibran Rakabuming Raka, Wapres RI yang Kunjungi IKN Akhir Tahun 2025

Kamis, 1 Januari 2026 - 11:2

BERTEMU WARGA - Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka saat berada di Ibu Kota Nusantara (IKN)/ IG @gibran_rakabuming

MEGAPOLITIK.COM - Sejak Selasa (30/12/2025) hingga Rabu (31/12/2025), Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan ke Ibu Kota Nusantara (IKN). 

Putra sulung dari Joko Widodo itu terpantau mengunjungi beberapa lokasi, meliputi KIPP (Kawasan Inti Pusat Pemerintahan), pembangunan masjid negara di IKN, serta meninjau progres pembangunan Basilika. 

"Meninjau pembangunan Masjid Negara Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur, untuk memastikan progres pembangunan proyek strategis nasional tersebut berjalan sesuai target dan memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan pemerintah,". 

"Saya mengapresiasi progres pembangunan Masjid Negara IKN yang telah mencapai 98,4 persen dan ditargetkan rampung pada 15 Februari 2026, sehingga dapat dimanfaatkan untuk pelaksanaan Salat Idulfitri 2026," tulis Gibran di akun Instagramnya dilihat hari ini Kamis (1/1/2026). 

Ia juga menjelaskan soal progres pembangunan Basilika yang sudah melebihi 90 persen. 

"Menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto agar pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) mencerminkan keberagaman Indonesia serta menjunjung tinggi nilai toleransi dan kesetaraan antarumat beragama, saya juga meninjau Basilika dan Plaza Kerukunan di kawasan peribadatan IKN, Kalimantan Timur,". 

"Kawasan peribadatan IKN terintegrasi dengan Plaza Kerukunan sebagai ruang terbuka publik, serta akan dilengkapi berbagai rumah ibadah lainnya, termasuk pura, dan monumen simbolik berbentuk segi enam yang melambangkan enam agama di Indonesia. Hingga akhir Desember 2025, progres pembangunan fisik basilika telah mencapai 93,3 persen," ujarnya. 

 

Harta Kekayaan Gibran Rakabuming Raka 

Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka resmi menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) untuk periode tahun 2024.

Laporan tersebut disampaikan pada 28 Maret 2025 dan telah dinyatakan lengkap secara administratif.

Data LHKPN ini tercatat dalam bidang Eksekutif, lembaga Kantor Wakil Presiden, dengan unit kerja Wakil Pimpinan Pemerintahan. Nomor Harta Kekayaan (NHK) Gibran tercatat 759708.

Total Harta Kekayaan Gibran Capai Rp27,5 Miliar

Berdasarkan laporan tersebut, total harta kekayaan Gibran Rakabuming Raka mencapai Rp27.519.975.620.

Dalam laporan ini, Gibran tercatat tidak memiliki utang, sehingga seluruh nilai tersebut merupakan kekayaan bersih.

Aset Tanah dan Bangunan Dominan

Porsi terbesar kekayaan Gibran berasal dari aset tanah dan bangunan dengan total nilai Rp17,44 miliar. Aset properti tersebut tersebar di Kota Surakarta dan Kabupaten Sragen, dan seluruhnya tercatat sebagai hasil sendiri.

Beberapa aset utama antara lain:

  • Tanah dan bangunan 500 m²/300 m² di Kota Surakarta senilai Rp6 miliar
  • Dua bidang tanah dan bangunan masing-masing 2.000 m²/2.000 m² di Sragen, masing-masing Rp2,6 miliar
  • Sejumlah bidang tanah lainnya di Surakarta dengan nilai mulai dari Rp700 juta hingga Rp2,248 miliar
  • Koleksi Kendaraan Bernilai Rp312 Juta

Di kategori alat transportasi dan mesin, Gibran melaporkan total aset senilai Rp312 juta. Kendaraan tersebut meliputi:

  • Motor Honda Scoopy (2015)
  • Motor Honda CB-125 (1974)
  • Motor Royal Enfield (2017)
  • Mobil Toyota Avanza (2012 dan 2016)
  • Isuzu Panther (2012)
  • Daihatsu Grand Max (2015)

Seluruh kendaraan tercatat sebagai hasil sendiri.

Surat Berharga dan Kas

Selain properti dan kendaraan, Gibran juga memiliki:

  • Surat berharga senilai Rp5,552 miliar
  • Kas dan setara kas sebesar Rp3,935 miliar
  • Harta bergerak lainnya senilai Rp280 juta

Transparansi Pejabat Negara

Pelaporan LHKPN ini menjadi bagian dari kewajiban pejabat negara dalam rangka transparansi dan akuntabilitas publik.

Dengan total kekayaan mencapai Rp27,5 miliar, laporan ini sekaligus menjadi gambaran struktur aset Wakil Presiden RI untuk periode pelaporan tahun 2024. (tam)

 

Populer
recommended
Jangan Lewatkan
Our Networks
Member of mediaemas.id
seedbacklink