MEGAPOLITIK.COM - Nama “Mas’ud” menjadi salah satu yang paling menonjol dalam dinamika politik Kalimantan Timur.
Dari kursi gubernur hingga parlemen daerah dan pusat, sejumlah anggota keluarga Mas’ud menduduki jabatan dengan di berbagai lini pemerintahan.
Berikut jabatan-jabatan penting yang saat ini atau pernah diisi oleh jajaran keluarga Mas’ud di Kalimantan Timur.
Jabatan-Jabatan yang Diduduki Jajaran “Mas’ud” di Kalimantan Timur
1. Gubernur Kalimantan Timur
Dr. H. Rudy Mas’ud, S.E., M.E. adalah politikus Partai Golkar yang menjabat sebagai Gubernur Kalimantan Timur periode 2025–2030.
Lahir di Balikpapan pada 7 Desember 1981, Rudy Mas’ud menempuh pendidikan dari SMA Negeri 2 Balikpapan, lalu meraih gelar S1, S2, hingga S3 Ilmu Ekonomi di Universitas Mulawarman, dengan gelar doktor diraih pada 2025.
Sebelum terjun ke politik, Rudy dikenal sebagai pengusaha dan pernah menjabat sebagai direktur utama maupun komisaris di sejumlah perusahaan, seperti PT Barokah Bersaudara Perkasa, PT Cakra Buanamas Utama, dan PT Eissu Prima Usaha.
Karier politiknya dimulai saat terpilih sebagai anggota DPR RI dari Kalimantan Timur pada 2019 dan bertugas di Komisi III Fraksi Golkar.
Di partai, ia juga pernah menjadi Wakil Sekretaris Jenderal DPP Golkar Bidang Pertahanan serta Ketua DPD Golkar Kaltim periode 2020–2025.
Dunia politik juga digeluti anggota keluarganya, mulai dari Hasanuddin Mas'ud sebagai Ketua DPRD Kaltim, Rahmad Mas'ud sebagai Wali Kota Balikpapan, hingga Abdul Gafur Mas'ud yang pernah menjabat Bupati Penajam Paser Utara.
2. Anggota DPR RI
Hj. Syarifah Suraidah Abidien Harum merupakan istri Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud.
Ia lahir di Balikpapan pada 1 Januari 1981.
Pendidikan dasarnya ditempuh di SDN 1 Penajam, Kabupaten Paser (1988–1994), kemudian melanjutkan ke SLTPN 1 Penajam (1994–1997), dan menamatkan pendidikan di SMK Sekolah Perawat Kesehatan Departemen Kesehatan di Balikpapan pada 2000.
Pada 1 Oktober 2024, Syarifah Suraidah dilantik sebagai Anggota DPR RI periode 2024–2029 dari daerah pemilihan Kalimantan Timur, menggantikan suaminya yang mundur karena maju dalam pemilihan gubernur.
Di luar tugas legislatif, ia juga pernah menjabat sebagai Direktur PT Barokah Argo Perkasa (2014–2023) serta dipercaya sebagai Ketua Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG) Kalimantan Timur periode 2020–2025.
Pada 2021, ia mendirikan Harum Center Foundation, yayasan yang bergerak di bidang sosial, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.
Terbaru, Syarifah Suraidah dilantik sebagai Ketua Dekranasda serta dikukuhkan sebagai Bunda PAUD Provinsi Kalimantan Timur periode 2025–2030.
Selain itu, sebagai istri kepala daerah, ia juga mengemban amanah sebagai Ketua TP PKK, Ketua TP Posyandu, sekaligus memimpin Dekranasda di tingkat provinsi.
3. Wali Kota Balikpapan
Rahmad Mas'ud yang lahir di Balikpapan pada 12 Mei 1976 dikenal sebagai figur yang memadukan dunia politik dan bisnis.
Sejak 1998, ia menjabat sebagai Komisaris Utama PT Sinar Pasific, hingga kemudian memutuskan terjun ke ranah politik.
Karier politiknya dimulai saat ia terpilih sebagai Wakil Wali Kota Balikpapan periode 2016–2021, mendampingi Wali Kota Rizal Effendi.
Pada Pilkada 2020, Rahmad meraih kemenangan dan resmi dilantik sebagai Wali Kota Balikpapan.
Ia kembali memenangkan kontestasi Pilkada 2024 sehingga melanjutkan kepemimpinannya hingga 2030.
Dari sisi pendidikan, Rahmad mengawali sekolah di SD Negeri 017 Baru Tengah, melanjutkan ke MTs Negeri Balikpapan dan SMA Negeri 3 Balikpapan.
Ia meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Tridharma Balikpapan pada 2016, lalu menyelesaikan Magister Ekonomi di Universitas Mulawarman pada 2020.
Di luar tugas pemerintahan, Rahmad juga aktif di berbagai organisasi.
Ia pernah menjabat Bendahara DPD KNPI Balikpapan periode 2007–2010 dan sejak 2013 dipercaya memimpin International Owner Ship Association (INSA) sebagai ketua.
Selain itu, keluarganya diketahui memiliki PT Cindara Pratama Lines, perusahaan yang telah beroperasi sejak Februari 2007.
4. Bupati Penajam Paser Utara
H. Abdul Gafur Mas'ud, S.E., M.E. merupakan kelahiran Balikpapan, 7 Desember 1987, yang pernah menjabat sebagai Bupati Penajam Paser Utara (PPU) periode 2018–2023.
Namun sebelum masa jabatannya berakhir, tepatnya pada 13 Januari 2022, ia ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan suap terkait proyek pengadaan barang dan jasa serta perizinan di Kabupaten PPU.
Sosok yang akrab disapa AGM ini saat itu juga diketahui menjabat sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Balikpapan.
Selain berkiprah di dunia politik, ia dikenal sebagai pendiri PT Petro Perkasa Indonesia.
Abdul Gafur Mas'ud menyelesaikan pendidikan S1 dan S2 di bidang Ekonomi di Universitas Mulawarman.
Ia merupakan anak bungsu dari pasangan H. Mas’ud dan Hj. Syarifah Ruwaidah Alqadri, serta telah berkeluarga dengan Risna dan dikaruniai enam orang anak.
Di bidang organisasi, ia cukup aktif, salah satunya melalui Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), dan pernah menjabat sebagai Ketua Lemhanas Angkatan IV.
Selama menjabat sebagai Bupati, namanya juga sempat menjadi sorotan publik terkait kebijakan pembangunan rumah dinas di tengah pandemi Covid-19 dengan anggaran sekitar Rp34 miliar, yang menuai kontroversi.
5. Anggota DPRD Kalimantan Timur
Syahariah Mas'ud, S.E. merupakan kelahiran Balikpapan, 31 Desember 1976, yang kini menjabat sebagai Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Timur untuk periode 2024–2029.
Keterpilihannya di parlemen daerah semakin menambah deretan anggota keluarga Mas’ud yang berkiprah di pemerintahan.
Ia berhasil melenggang ke DPRD Kaltim mewakili daerah pemilihan Penajam Paser Utara (PPU) dan Paser.
6. Ketua DPRD Kalimantan Timur
Dr. Ir. H. Hasanuddin Mas’ud, S.Hut., M.E. adalah politikus Partai Golkar yang lahir di Balikpapan pada 1 Agustus 1973.
Hasanuddin Mas’ud pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Kalimantan Timur setelah menggantikan Makmur HAPK melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW) yang dilakukan oleh Partai Golkar.
Sebelum menduduki kursi pimpinan DPRD Kaltim, Hasanuddin lebih dahulu dipercaya memimpin DPD Partai Golkar Kutai Kartanegara (Kukar) untuk periode 2020–2025. Pada periode 2024–2029, ia kembali terpilih sebagai Ketua DPRD Kalimantan Timur.
Hasanuddin Mas'ud diketahui menikah dengan Nurfadiah Hasanuddin.
Ia merupakan anak pertama dari pasangan H. Mas'ud dan Hj. Syarifah Ruwaidah Alqadri, serta cucu dari K.H. Muhammad Husein, ulama berpengaruh asal Sulawesi Barat yang dikenal dengan sebutan Tuak Kali Malunda.
Ia memiliki tujuh saudara kandung, dan sejumlah di antaranya juga aktif menempati posisi strategis di pemerintahan maupun parlemen Kalimantan Timur.
Keluarga Mas'ud pun dikenal sebagai salah satu keluarga yang memiliki pengaruh kuat dalam dinamika politik di provinsi tersebut.
Jajaran Nama Mas’ud Melenggang di Panggung Politik
Dengan sebaran jabatan mulai dari eksekutif hingga legislatif, keluarga Mas’ud menunjukkan pengaruh yang kuat dalam peta politik Kalimantan Timur.
Kiprah jajaran nama Mas’ud pun terus menjadi sorotan publik, baik dari sisi capaian kinerja maupun dinamika yang menyertainya di panggung pemerintahan daerah.
Bagaimana menurutmu?
(est)





