Kamis, 2 April 2026
Pendidikan Pejabat

Fakta Pendidikan Yaqut Cholil di Tengah Kasus Korupsi Kuota Haji

Pendidikan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil

Senin, 19 Januari 2026 - 18:23

PENDIDIKAN - Fakta pendidikan Yaqut Cholil Qoumas disorot setelah ditetapkan sebagai tersangka korupsi kuota haji/ Foto: IST

MEGAPOLITIK.COM - Nama Yaqut Cholil Qoumas, tokoh politik yang pernah menjabat sebagai Menteri Agama Republik Indonesia pada pemerintahan Presiden Joko Widodo, kini menjadi sorotan tajam publik. 

Sorotan itu muncul setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara resmi menetapkannya sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penetapan kuota haji tahun 2023–2024.

Penetapan tersangka Yaqut Cholil itu diumumkan KPK pada 9 Januari 2026. 

Kasus ini terkait dugaan penyimpangan pembagian kuota haji tambahan 20.000 orang yang berpotensi merugikan negara lebih dari Rp 1 triliun.

Seiring dengan mencuatnya kasus ini, publik tak hanya menyoroti aspek hukum dan administrasi dari kebijakan tersebut, tetapi juga latar belakang kehidupan pribadi Yaqut Cholil, termasuk riwayat pendidikannya.

Pendidikan Yaqut Cholil Qoumas

Yaqut lahir di Rembang, Jawa Tengah, pada 4 Januari 1975 dalam keluarga yang dikenal kuat dalam tradisi keagamaan dan berakar pada lingkungan Nahdlatul Ulama (NU). 

Ia menyelesaikan pendidikan dasar di SDN Kutoharjo (1981–1987), melanjutkan ke SMP Negeri II Rembang (lulus 1990), dan kemudian ke SMA Negeri II Rembang (lulus 1993).

Setelah menamatkan sekolah menengah atas, Yaqut Cholil tercatat pernah kuliah di Universitas Indonesia (UI) dengan mengambil jurusan Sosiologi. 

Di kampus itu, Yaqut Cholil juga dikenal aktif di organisasi mahasiswa sebagai salah satu pendiri Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Depok. 

Namun, menurut berbagai sumber, pendidikan tinggi Yaqut Cholil yang ditempuhnya tersebut tidak pernah diselesaikan sampai memperoleh gelar sarjana. 

Fakta ini juga tercantum dalam profil yang diunggah oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) saat pencalonannya pada pemilu, yang menyebutkan bahwa pendidikan Yaqut Cholil terakhir adalah SMA/sederajat.  

Karier Politik Meski Tanpa Gelar Sarjana

Meskipun latar belakang pendidikan Yaqut Cholil tidak sampai tingkat sarjana, Yaqut membangun karier politik yang cukup kuat. 

Setelah aktif berorganisasi sejak muda, Yaqut Cholil bergabung dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang didirikan oleh ayahnya bersama tokoh nasional, kemudian menjabat sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Rembang pada 2001–2014. 

Yaqut Cholil juga pernah menjadi anggota DPRD Kabupaten Rembang, Wakil Bupati Rembang periode 2005–2010, anggota DPR RI, serta Ketua Umum GP Ansor. 

Puncaknya adalah ketika Yaqut Cholil diangkat sebagai Menteri Agama pada Desember 2020 menggantikan pejabat sebelumnya dalam kabinet Presiden Jokowi. 

isu mengenai fakta bahwa Yaqut Cholil Qoumas tidak pernah menyelesaikan pendidikan sarjananya, sebuah informasi yang menjadi bagian dari sorotan publik dalam konteks proses hukum yang sedang berlangsung. (daf)

Populer
recommended
Jangan Lewatkan
Our Networks
Member of mediaemas.id
seedbacklink