Kamis, 2 April 2026
Komisi Pemberantasan Korupsi

Dua Hari di Desember 2025, KPK Lakukan Tiga OTT Beruntun di Bekasi, Kalsel, dan Banten

Jumat, 19 Desember 2025 - 11:38

Potret gedung KPK/ Foto: IST

MEGAPOLITIK.COM -  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat tiga Operasi Tangkap Tangan (OTT) hanya dalam rentang dua hari, yakni 17–18 Desember 2025.

Operasi senyap tersebut digelar di tiga wilayah berbeda: Kabupaten Bekasi (Jawa Barat), Kalimantan Selatan, dan Banten.

Sejumlah pihak diamankan dalam rangkaian OTT tersebut, mulai dari kepala daerah, aparat penegak hukum, hingga pihak swasta. Salah satu nama yang telah dikonfirmasi KPK adalah Bupati Bekasi, Ade Kuswara.

Berikut rangkuman lengkap tiga OTT KPK dalam dua hari yang dirangkum redaksi Megapolitik.com.

OTT KPK di Bekasi: Bupati Ade Kuswara Diamankan

KPK melakukan OTT di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Kamis (18/12/2025) malam.

Berdasarkan gambar yang didapatkan redaksi Megapolitik.com, ruang kerja Bupati Bekasi Ade Kuswara telah disegel oleh tim penyidik KPK.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengonfirmasi bahwa sekitar 10 orang telah diamankan dalam operasi tersebut.

“Tim sudah mengamankan sekitar 10 orang,” ujar Budi Prasetyo kepada wartawan di Jakarta, dikutip dari Antara.

Dari jumlah tersebut, KPK memastikan salah satu pihak yang diamankan adalah Bupati Bekasi Ade Kuswara.

Namun hingga kini, KPK belum mengungkap identitas dan jabatan sembilan orang lainnya, termasuk konstruksi perkara yang sedang ditangani.

 

OTT KPK di Kalimantan Selatan: Kajari dan Jaksa Intel Terjaring

Masih di hari yang sama, KPK juga melakukan OTT di Kalimantan Selatan.

Operasi ini menjerat Kepala Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Utara (HSU) berinisial APN serta Kasi Intel Kejari HSU berinisial AB.

Keduanya telah diterbangkan ke Jakarta dan tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, untuk menjalani pemeriksaan intensif.

“Pagi ini para pihak yang diamankan dalam kegiatan penangkapan di wilayah Kalimantan Selatan tiba di Gedung Merah Putih KPK, di antaranya dua orang dari Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Utara,” kata Budi Prasetyo, Jumat (19/12/2025).

Selain dua pejabat kejaksaan, empat pihak swasta turut diamankan.

KPK juga menyita uang tunai ratusan juta rupiah yang diduga berkaitan dengan tindak pidana korupsi berupa pemerasan.

KPK menyatakan masih mendalami kronologi dan konstruksi perkara, serta memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan.

OTT KPK di Banten: Sembilan Orang Termasuk Oknum Jaksa

Sehari sebelumnya, Rabu (17/12/2025), KPK telah lebih dulu menggelar OTT di wilayah Banten.

Dalam operasi ini, sembilan orang diamankan, termasuk satu oknum jaksa.

Menurut Budi Prasetyo, dari sembilan orang tersebut:

  • 1 orang merupakan aparat penegak hukum
  • 2 orang berstatus sebagai penasihat hukum
  • 6 orang lainnya berasal dari pihak swasta

Para pihak diamankan sejak Rabu sore hingga malam hari di wilayah Banten dan Jakarta.

Hingga kini, KPK masih belum melakukan konferensi pers terhadap dugaan tindak pidana korupsi yang melatarbelakangi OTT tersebut. (tam)

 

Populer
recommended
Jangan Lewatkan
Our Networks
Member of mediaemas.id
seedbacklink