MEGAPOLITIK.COM - Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Timur, Sapto Setyo Pramono, menegaskan komitmennya mendukung penuh program unggulan Gubernur Kaltim dan Wakil Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud–Seno Aji, terutama kebijakan pendidikan gratis untuk siswa SMA/SMK serta bantuan seragam sekolah.
Saat melaksanakan reses di Samarinda, Dapil I, pada masa persidangan II tahun 2025, Sapto memastikan bahwa bantuan tersebut benar-benar akan diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.
“Kami siap mengawal pelaksanaan program Gratispol ini. Banyak warga Kaltim yang membutuhkan akses pendidikan tanpa biaya dan bantuan seragam sekolah,” ujar Sapto.
Program pendidikan Gratispol, yang mencakup tingkat SMA dan SMK, nantinya berada di bawah tanggung jawab Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim.
Untuk memperlancar implementasinya, Sapto mengaku terus membangun komunikasi dengan jajaran Disdikbud, mulai dari kepala dinas hingga kepala bidang.
“Saya sudah berkoordinasi dengan Disdikbud Kaltim, baik kepala dinas maupun kepala bidang. Daerah lain juga menanyakan progres program ini, dan saya siap membantu meneruskan informasi tersebut,” tambahnya.
Sapto menyadari program ini tidak bisa langsung berjalan sempurna karena membutuhkan tahapan yang matang, mulai dari penganggaran, penetapan regulasi, hingga kesiapan teknis di lapangan.
“Saya memahami anggaran yang disiapkan Pemprov belum sepenuhnya lengkap, tentu akan ada penyesuaian. Insyaallah pada 2026 seluruh janji Gubernur dan Wakil Gubernur terkait Gratispol dapat terealisasi,” ungkapnya optimistis.
Sementara itu, Kepala Bidang SMK Disdikbud Kaltim, Surasa, menjelaskan bahwa Gratispol mencakup dua komponen utama: BOSDA dan bantuan seragam gratis.
“Program ini mencakup BOSDA dan seragam sekolah, namun pelaksanaannya dilakukan bertahap karena tidak semua kebutuhan bisa dipenuhi sekaligus. Sebagai tahun pertama, kami juga harus mengantisipasi berbagai potensi kendala di lapangan,” jelas Surasa.
Pendekatan bertahap ini menunjukkan bahwa implementasi Gratispol dirancang dengan kehati-hatian agar seluruh bantuan tersalurkan secara tepat sasaran. (adv)





