Kamis, 2 April 2026

Deretan Perempuan yang Pernah dan Masih Jadi Ketua Partai Politik, Ada Megawati Soekarnoputri di Indonesia

Perempuan dan Kepemimpinan Partai Politik Dunia

Rabu, 15 Oktober 2025 - 18:45

PEREMPUAN KETUA PARPOL - Deretan perempuan yang memimpin partai politik di belahan negara, Indonesia punya Megawati Soekarnoputri/ ASET IST (kolase oleh Megapolitik.com)

MEGAPOLITIK.COM -   Peran perempuan dalam politik global terus menunjukkan kemajuan signifikan.

Tak hanya menjadi anggota parlemen atau menteri, sejumlah perempuan bahkan berhasil menduduki jabatan tertinggi di partai politik, posisi strategis yang biasanya didominasi laki-laki.

Beberapa nama berikut ini merupakan tokoh perempuan yang pernah dan masih menjabat sebagai ketua partai politik di berbagai negara, termasuk Megawati Soekarnoputri dari Indonesia.

Mereka menjadi simbol kekuatan, ketegasan, dan komitmen dalam memperjuangkan ideologi partai masing-masing.

1. Megawati Soekarnoputri – Indonesia

Sebagai Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-Perjuangan), Megawati Soekarnoputri menjadi salah satu tokoh politik paling berpengaruh di Asia.

Putri dari Presiden pertama RI, Soekarno, ini tidak hanya memimpin partai sejak 1999, tetapi juga pernah menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia (2001–2004).

Kepemimpinannya di PDI-P menjadikan partai ini sebagai kekuatan besar di kancah politik nasional, di mana partai berlogo banteng itu mengantarkan dua kali kemenangan Joko Widodo (Jokowi) sebagai Presiden RI.

2. Jennifer Geerlings-Simons – Suriname

Dari benua Amerika Selatan, ada Jennifer Geerlings-Simons, tokoh politik berpengaruh di Suriname.

Ia menjabat sebagai Presiden Partai Nasional Demokratik (National Democratic Party, NDP) dan dikenal karena dedikasinya terhadap isu kesetaraan gender serta partisipasi politik perempuan di negaranya.

Saat ini, ia menjabat sebagai Presiden Suriname sejak 16 Juli 2025

3. Elly Schlein – Italia

Di Eropa, Elly Schlein menjadi salah satu wajah baru politik progresif Italia.

Elly Schlein saat ini menjabat sebagai Sekretaris Partai Demokrat (Democratic Party/PD) Italia sejak 12 Maret 2023.

Dalam struktur Partito Democratico (PD), posisi “Segretario del Partito Democratico” (Secretary of the Democratic Party) adalah jabatan tertinggi partai, yang memimpin arah politik, organisasi, dan kebijakan publik partai — setara dengan Ketua Umum di partai-partai Indonesia.

Jadi, bisa dikatakan secara fungsional dan publik, Elly Schlein adalah Ketua Partai Demokrat Italia.

 

4. Esther Utjiua Muinjangue – Namibia

Dari benua Afrika, Esther Utjiua Muinjangue mencatat sejarah sebagai perempuan pertama yang memimpin partai politik di Namibia, yakni National Unity Democratic Organisation (NUDO).

Ia juga dikenal sebagai akademisi dan aktivis hak asasi manusia yang gigih memperjuangkan keadilan sosial.

Namun, Esther Utjiua Muinjangue bukan lagi Ketua (Presiden) Partai NUDO sejak Februari 2025.

Ia mengundurkan diri dari jabatan Presiden National Unity Democratic Organisation (NUDO) setelah memimpin partai tersebut selama beberapa tahun.

Namun, ia masih aktif di dunia politik Namibia dan dikenal sebagai mantan Wakil Menteri Kesehatan dan Pelayanan Sosial.

5. Mette Frederiksen – Denmark

Nama Mette Frederiksen tak hanya dikenal di Denmark sebagai Ketua Partai Social Democrats, tetapi juga sebagai Perdana Menteri termuda dalam sejarah Denmark.

Ia berhasil memimpin partainya memenangkan pemilu dengan agenda progresif seperti kesejahteraan sosial dan kebijakan lingkungan yang kuat.

Ia memimpin Partai Sosial Demokrat (Social Democrats) Denmark sejak 28 Juni 2015. 

6. Natasha Grey-Brookes – Saint Kitts and Nevis

Dari kawasan Karibia, Natasha Grey-Brookes menjadi salah satu perempuan yang berhasil menembus dominasi politik lokal dengan menjabat sebagai Ketua People’s Action Movement (PAM).

Kepemimpinannya mendorong reformasi ekonomi dan peningkatan peran perempuan dalam pemerintahan di Saint Kitts and Nevis.

St. Kitts dan Nevis adalah sebuah negara berdaulat di kawasan Karibia — tepatnya di Kepulauan Lesser Antilles bagian timur.

Nama resminya adalah Federasi Saint Kitts dan Nevis (Federation of Saint Kitts and Nevis).

Perempuan di Garis Depan Politik Dunia

Kehadiran para pemimpin perempuan ini menunjukkan bahwa politik bukan lagi wilayah eksklusif bagi laki-laki.

Mereka membuktikan bahwa kepemimpinan yang kuat, berprinsip, dan berorientasi pada perubahan sosial dapat lahir dari siapa saja, tanpa memandang gender.

Dari Asia hingga Karibia, dari Megawati hingga Schlein, dunia kini menyaksikan gelombang baru kepemimpinan perempuan yang berani, progresif, dan inspiratif. (tam)

 

Populer
recommended
Jangan Lewatkan
Our Networks
Member of mediaemas.id
seedbacklink