MEGAPOLITIK.COM - Kehadiran generasi muda dalam dunia politik Indonesia semakin terlihat dalam komposisi anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) periode 2024-2029.
Sejumlah anggota DPD RI periode 2024-2029 diketahui masih berusia di bawah 30 tahun saat terpilih dan dilantik, menandai munculnya wajah-wajah muda yang ikut mewarnai parlemen.
Para anggota DPD RI periode 2024-2029 yang berusia di bawah 30 tersebut datang dari berbagai daerah dengan latar belakang pendidikan dan keluarga yang beragam, serta diharapkan mampu membawa perspektif baru dalam memperjuangkan aspirasi daerah.
Lantas, siapa saja anggota DPR RI periode 2024-2029 usia muda di bawah 30 tahun?
Deretan Anggota DPD RI Usia Muda di Bawah 30 Tahun
1. Larasati Moriska
Nama lengkap: Larasati Moriska, S.Par.
Tanggal lahir: Nunukan, Kalimantan Utara 1 Januari 2002 (Dilantik usia 22 tahun 8 bulan)
Usia: 24 tahun
Dapil: Kalimantan Utara dengan 45.559 suara
Almamater:
- SDN 005 Nunukan (2014)
- SMPN 1 Nunukan (2018)
- SMA Presiden (2020)
- Universitas Prasetiya Mulya (2020-2024)
Larasati Moriska menjadi sorotan setelah mencatatkan sejarah sebagai anggota termuda Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI periode 2024–2029.
Ia adalah putri dari Bapak Nardi Azis, Ketua DPRD Nunukan (2009–2014) dan Asni Hafid, anggota DPD RI (2019–2024).
Ia juga merupakan adik dari Tamara Moriska, anggota DPRD Kalimantan Utara (2019–2024 dan 2024–2029), serta cucu dari Abdul Hafid Achmad, Bupati Nunukan pertama dan Hj. Rahma Leppa, Ketua DPRD Nunukan (2019–2024).
Pada usia 22 tahun 8 bulan, Larasati Moriska resmi dilantik sebagai anggota DPD RI periode 2024–2029 dan tercatat sebagai senator termuda yang berhasil melenggang ke parlemen dari Dapil Kalimantan Utara.
Menurut laman resmi PDDIKTI, Larasati Moriska tercatat sebagai mahasiswa program studi Pariwisata di Universitas Prasetiya Mulia yang lulus pada tahun 2024.
2. Cerint Iralloza Tasya
Nama lengkap: Cerint Iralloza Tasya, S.Ked.
Tanggal lahir: Padang, 16 Oktober 2000 (Dilantik usia 23 tahun 11 bulan)
Usia: 25 tahun
Dapil: Sumatera Barat dengan 465.958 suara
Almamater:
- SD Pertiwi 3 Padang (2006-2012)
- SMP Negeri 1 Padang (2012-2015)
- SMA Negeri 1 Padang (2015-2018)
- Universitas Baiturrahmah (2019-2023)
Cerint Iralloza Tasya lahir di Kota Padang pada 16 Oktober 2000.
Ayahnya, Imral Adenansi, merupakan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat periode 2019-2024 dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) serta merupakan cicit dari pahlawan nasional Ilyas Ya’kub.
Sementara itu, ibunya, Lely Devita Roza, bekerja sebagai panitera pengganti di Pengadilan Tinggi Padang, yang juga merupakan putri dari mantan Ketua Pengadilan Painan dan cucu dari Haji Aminuddin yang pernah menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat.
Berdasarkan penelusuran laman PDDIKTI, Cerint Iralloza Tasya merupakan lulusan Sarjana Kedokteran Universitas Baiturrahmah pada tahun 2023 dan kini tengah menempuh pendidikan profesi Dokter di kampus yang sama.
3. Ratu Tenny Leriva
Nama lengkap: dr. Ratu Tenny Leriva
Tanggal lahir: Palembang, 10 Juni 2000 (Dilantik usia 24 tahun 3 bulan)
Usia: 25 tahun
Dapil: Sumatera Selatan dengan 833.799 suara
Almamater:
- SDIT Al-Furqon (2012)
- SMP Kusuma Bangsa (2015)
- SMA Kusuma Bangsa (2018)
- Universitas Sriwijaya (2022 dan 2023)
- Universitas Bina Darma (2024)
Ratu Tenny Leriva, yang lahir pada 10 Juni 2000, merupakan seorang dokter umum sekaligus anggota DPD RI periode 2024-2029 dari daerah pemilihan Sumatera Selatan.
Selain aktif di dunia politik, ia juga pernah dipercaya sebagai Duta Literasi Provinsi Sumatera Selatan untuk periode 2021–2024.
Ia adalah putri dari Herman Deru, Gubernur Sumatera Selatan dua periode (2018–2023 dan 2025–2030).
Berdasarkan data PDDIKTI, Ratu menempuh pendidikan Sarjana Pendidikan Dokter di Universitas Sriwijaya dan menyelesaikannya pada tahun 2022.
Setelah itu, ia melanjutkan program pendidikan profesi dokter di universitas yang sama, meski tidak terdapat rincian lebih lanjut mengenai masa studi yang dijalaninya.
Selain itu, Ratu juga melanjutkan pendidikan pascasarjana dengan mengambil program Magister Manajemen di Universitas Bina Darma dan tercatat lulus pada tahun 2024.
Hadir Wajah Muda di Kursi Dewan
Itulah nama-nama anggota DPD RI periode 2024-2029 usia muda yang masih di bawah 30 tahun.
Munculnya anggota DPD RI periode 2024-2029 yang masih berusia muda menjadi sinyal positif bagi regenerasi kepemimpinan di Indonesia.
Dengan energi, gagasan, dan perspektif yang lebih dekat dengan generasi muda, para anggota DPD RI periode 2024-2029 di bawah 30 tahun ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam memperjuangkan kepentingan daerah sekaligus memperkuat kualitas demokrasi di tingkat nasional.
(est)





