Kamis, 2 April 2026
Harta Kekayaan

Daftar Harta Kekayaan Wakil Gubernur Pulau Jawa 2025–2030, Nilai Tertinggi Capai Rp24 Miliar

Rincian Harta Kekayaan Wagub Pulau Jawa

Rabu, 18 Februari 2026 - 20:2

WAGUB - Harta Kekayaan Wakil Gubernur Pulau Jawa dari Rp2,7 Miliar hingga Rp24 Miliar/ Foto: Kolase MEGAPOLITIK

MEGAPOLITIK.COM - Para Wakil Gubernur di enam provinsi Pulau Jawa telah menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada awal masa jabatan periode 2025–2030 maupun laporan periodik terakhir yang diumumkan secara resmi.

Dokumen yang dilaporkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi tersebut telah berstatus verifikasi administratif lengkap dan memuat rincian aset berupa tanah dan bangunan, kendaraan, harta bergerak lainnya, surat berharga, kas, hingga kewajiban utang para Wakil Gubernur Pulau Jawa.

Nilai harta kekayaan yang tercatat menunjukkan variasi cukup lebar antarprovinsi, mencerminkan struktur kepemilikan aset yang berbeda di antara para pejabat eksekutif tingkat provinsi tersebut.

Berikut rincian harta kekayaan Wakil Gubernur Pulau Jawa berdasarkan laporan resmi LHKPN.

Rano Karno Wakil Gubernur DKI Jakarta

Rano Karno, Wakil Gubernur DKI Jakarta melaporkan LHKPN awal menjabat pada (20/03/2025). 

Total harta kekayaan yang tercatat mencapai sekitar Rp17 miliar tanpa kewajiban utang.

Komponen terbesar berasal dari tanah dan bangunan senilai kurang lebih Rp13,2 miliar.

Properti tersebut berada di Kabupaten Bogor, Jakarta Selatan, dan Kota Bandung. 

Aset bernilai tertinggi tercatat di Jakarta Selatan dengan nilai sekitar Rp8 miliar.

Dalam kategori kendaraan, Rano Karno memiliki empat unit mobil dengan total nilai sekitar Rp784 juta, termasuk Toyota Alphard 2017 dan Mitsubishi Pajero 2016. 

Ia juga melaporkan kas dan setara kas sekitar Rp2 miliar, surat berharga Rp675 juta, harta bergerak lain Rp195 juta, serta harta lainnya Rp140 juta.

Achmad Dimyati Natakusumah Wakil Gubernur Banten

Achmad Dimyati Natakusumah menyampaikan laporan awal menjabat sebagai Wakil Gubernur Banten pada (29/03/2025) dengan total kekayaan Rp17,29 miliar tanpa utang.

Sebagian besar aset berasal dari tanah dan bangunan senilai Rp14,88 miliar yang tersebar di Kabupaten Lebak dan Pandeglang. 

Salah satu properti terbesar berupa tanah seluas 8.095 meter persegi dengan bangunan 800 meter persegi senilai Rp7,20 miliar.

Selain properti, ia melaporkan kendaraan senilai Rp332,8 juta yang terdiri dari berbagai jenis mobil, harta bergerak lain Rp263,5 juta, serta kas dan setara kas Rp1,81 miliar.

Erwan Setiawan Wakil Gubernur Jawa Barat

Erwan Setiawan, Wakil Gubernur Jawa Barat melaporkan harta kekayaan periodik pada (27/01/2026) dengan total Rp24.234.118.150. 

Setelah dikurangi utang Rp100 juta, nilai bersihnya tetap berada di atas Rp24 miliar.

Aset tanah dan bangunan menjadi penyumbang utama dengan nilai Rp20,25 miliar, berlokasi di Bandung, Sumedang, dan Cimahi. 

Properti di Sumedang tercatat sebagai yang paling tinggi nilainya, mencapai Rp9,25 miliar.

Dalam kategori kendaraan, ia memiliki Toyota Alphard 2024 dan Toyota Land Cruiser 2007 dengan total nilai Rp2,005 miliar. 

Selain itu terdapat harta bergerak lain Rp1,97 miliar serta kas sekitar Rp109 juta.

Taj Yasin Maimoen Wakil Gubernur Jawa Tengah

Taj Yasin Maimoen, Wakil Gubernur Jawa Tengah melaporkan LHKPN awal jabatan pada (20/05/2025). 

Total harta kekayaan bersih tercatat Rp3,28 miliar setelah dikurangi utang Rp700 juta.

Delapan bidang tanah dan bangunan di Kabupaten Rembang menjadi komponen utama dengan nilai Rp2,91 miliar. 

Selain itu, ia memiliki kendaraan senilai Rp395,5 juta serta harta bergerak lain Rp172 juta.

Kas dan setara kas yang dilaporkan mencapai Rp501 juta. 

Secara keseluruhan, sebelum pengurangan utang, nilai total harta kekayaan tercatat sekitar Rp3,98 miliar.

Emil Dardak Wakil Gubernur Jawa Timur

Emil Dardak, Wakil Gubernur Jawa Timur melaporkan LHKPN akhir menjabat yang diumumkan pada (29/03/2024). 

Total harta kekayaan bersih mencapai Rp11,99 miliar setelah dikurangi utang Rp113 juta.

Aset tanah dan bangunan senilai Rp7,7 miliar tersebar di Jakarta, Bogor, Depok, dan sekitarnya. 

Ia juga memiliki dua mobil dengan total nilai Rp500,39 juta.

Kas dan setara kas mencapai Rp3,14 miliar, ditambah harta bergerak lain Rp530 juta dan harta lain Rp210 juta.

KGPAA Paku Alam X Wakil Gubernur DI Yogyakarta

KGPAA Paku Alam X, Wakil Gubernur DI Yogyakarta melaporkan LHKPN periodik 2024 yang disampaikan pada (06/03/2025). 

Total harta kekayaan bersih tercatat Rp2,79 miliar tanpa utang.

Aset tanah dan bangunan di Kabupaten Bantul bernilai Rp413 juta. 

Dalam kategori kendaraan dan mesin, total nilai mencapai Rp791 juta, terdiri dari berbagai kendaraan klasik dan modern.

Kas dan setara kas yang dilaporkan sebesar Rp1,4 miliar serta harta bergerak lain Rp178 juta.

Nilai Kekayaan Wakil Gubernur di Pulau Jawa

Berdasarkan data LHKPN yang telah diverifikasi, Wakil Gubernur Jawa Barat mencatatkan nilai harta kekayaan tertinggi di antara enam provinsi Pulau Jawa dengan angka di atas Rp24 miliar.

Posisi berikutnya ditempati Wakil Gubernur Banten dan DKI Jakarta yang berada di kisaran Rp17 miliar.

Sementara itu, nilai harta kekayaan terendah tercatat pada Wakil Gubernur DI Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Perbedaan tersebut terutama dipengaruhi oleh besarnya kepemilikan properti serta komposisi aset likuid yang dilaporkan masing-masing pejabat.

Data ini menjadi bagian dari mekanisme transparansi pejabat publik di tingkat provinsi serta memberikan gambaran struktur harta kekayaan Wakil Gubernur pulau Jawa dengan peran politik dan ekonomi paling strategis di Indonesia. (daf)

Populer
recommended
Jangan Lewatkan
Our Networks
Member of mediaemas.id
seedbacklink