MEGAPOLITIK.COM - Pemerintah sudah melakukan pembaruan daftar Proyek Strategis Nasional (PSN).
Pembaharuan itu diatur pada beleid Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 16 Tahun 2025 tentang Perubahan Kedelapan atas Permenko Perekonomian Nomor 7 Tahun 2021 tentang PSN.
Dalam revisi terbaru ini, dua proyek warisan era Presiden Joko Widodo (Jokowi) dicoret dari daftar, sementara sepuluh proyek baru ditambahkan di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Menariknya, lima di antaranya berlokasi di Kalimantan, yang menunjukkan arah pembangunan strategis menuju kawasan tersebut.
Dua Proyek PSN Dihapus
Berdasarkan data resmi yang beredar, proyek yang dihapus dari daftar PSN meliputi:
- Proyek Pengembangan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 Tropical Coastland, Provinsi Banten
- Kawasan Pengembangan Pangan dan Energi Merauke, Provinsi Papua Selatan
Kedua proyek ini sebelumnya masuk dalam prioritas pembangunan nasional di masa pemerintahan Jokowi.
Namun, proyek-proyek tersebut kini dikeluarkan dari daftar PSN yang berlaku, diduga karena evaluasi terhadap kelayakan, dampak, dan prioritas pembangunan baru di era pemerintahan Prabowo–Gibran.
10 Proyek Baru Masuk Daftar PSN
Sementara itu, sepuluh proyek baru resmi ditambahkan.
Sebagian besar berfokus pada sektor industri hijau, energi, dan ketahanan pangan, dengan dominasi lokasi di wilayah Kalimantan.
Berikut daftar lengkapnya:
- Kawasan Industri Tekno Hijau Konasara (KITHK) – Sulawesi Tenggara
- Kawasan Industri Hijau Futong – Riau
- Kawasan Industri Pulau Penebang – Kalimantan Barat
- Kawasan Industri Kumai Multi Energi – Kalimantan Tengah
- Kawasan Industri Alumina Toba – Kalimantan Barat
- Kawasan Industri Indo Mineral Mining – Sulawesi Tengah
- Kawasan Industri Sungai Tabuk – Kalimantan Tengah
- Kawasan Industri Rimau – Kalimantan Tengah
- Pembangunan dan Pengelolaan Estuary Dam di Teluk Bintan dan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) – Kepulauan Riau
- Pengembangan Lahan Sawah Rawa Pasang Surut Tanah Mineral dan Rawa Lebak Tanah Mineral – Sumatera Selatan
Kalimantan Jadi Fokus Pembangunan
Lima dari sepuluh proyek tambahan tersebut berada di Pulau Kalimantan, menegaskan komitmen pemerintahan Prabowo-Gibran dalam mempercepat industrialisasi di luar Pulau Jawa.
Fokus ini sejalan dengan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) serta visi pemerataan ekonomi dan energi nasional.
Proyek-proyek industri di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat dinilai memiliki potensi besar dalam pengolahan sumber daya alam, energi terbarukan, serta ekspor mineral dan hasil tambang.
Arah Baru PSN Era Prabowo-Gibran
Penambahan daftar PSN baru ini menunjukkan pergeseran arah pembangunan menuju kemandirian energi, transformasi hijau, dan pemerataan ekonomi antarwilayah.
Pemerintah menegaskan bahwa proyek-proyek tersebut akan mendapat dukungan percepatan izin, pendanaan, dan infrastruktur pendukung sebagaimana ketentuan PSN yang diatur dalam Perpres.
Dengan penambahan 10 proyek baru dan penghapusan 2 proyek lama, total daftar PSN kini semakin disesuaikan dengan visi pembangunan era Prabowo-Gibran yang berfokus pada industri hijau, ketahanan pangan, dan pemerataan wilayah. (tam)





